Apa Tipe Vegetarian Anda?

Apa Tipe Vegetarian Anda?

Mengapa ada orang yang mau menjadi vegetarian? Jika Anda adalah pecinta daging tentu Anda akan bingung ada orang yang mau tidak menikmati daging seumur hidupnya. Jadi apa sih sebenarnya dasar pemikiran vegetarian?

Makan daging tidak bermoral
Mengapa membunuh dan memakan manusia itu dianggap salah, tetapi tidak jika membunuh dan memakan hewan.Pernyataan itu adalah salah satu alasan mengapa para vegetarian tidak memakan daging. Mereka ingin membuat pernyataan bahwa akan selalu salah membunuh hewan hanya dengan tujuan untuk dinikmati, terlepas dari jenis hewan apa yang dimakan. Mereka menganggap para pemakan daging menerapkan standar ganda. Jika Anda menganggap membunuh dan memakan manusia adalah sesuatu yang salah maka membunuh dan memakan makhluk yang hidup juga adalah perbuatan yang salah.

Hal lain yang menjadikan seorang menjadi veetarian adalah tindakan kejam yang terjadi di peternakan yang sering kali berwujud seperti pabrik yang memproduksi hewan secara massal. Hewan yang di peternakan (misalnya ayam) bahkan tidak pernah melihat langit. Mereka hanya melihat ribuan ekor ayam yang ada di sekitarnya. Kaum vegetarian memandang ini sebagai tindakan yang kejam dalam memperlakukan makhluk hidup.

Meski begitu, tak semua produk hewani ditolak vegetarian. Ada penganut vegetarian yang masih mau memakan susu sapi, telur ayam atau memakai pakaian kulit.

Macam-Macam Vegetarian
Vegetarian ternyata terdiri dari beberapa macam, yaitu:

* Vegetarian murni: orang yang menerapkan pola makan yang hanya berasal dari tumbuhan. Mereka menghindari segala bentuk daging dan produk hewan lainnya seperti telur dan susu.
* Lacto-vegetarian:orang yang menerapkan pola makan produk tumbuhan plus produk susu.
* lacto-ovovetarian:orang yang menerapkan pola makan yang terdiri dari produk tumbuhan dengan tambahan ayam atau ikan, susu, dan telur. Yang mereka hindari adalah daging merah.
* Vegan:orang-orang ini selain hanya menerapkan pola makan yang menghindari semua produk hewani juga menghindari memakai segala sesuatu yang dihasilkan oleh binatang seperti sepatu kulit, sutra, dan lainnya.

Asupan Nutrisi Vegetarian
Menurut The American Dietetic Association pola makan vegetarian ternyata mencukupi bagi kebutuhan asupan nutrisi. Meski begitu, anak-anak atau remaja yang ingin menerapkan pola makan vegetarian membutuhkan perencanaan khusus. Soalnya ada zat-zat gizi tertentu yang sulit didapatkan jika menganut pola makan menghindari daging. Zat-zat gizi yang agak sulit ditemukan dalam pola makan vegetarian adalah protein, vitamin B12, vitamin D, riboflavin, kalsium, seng dan zat besi.

Jika penganut vegetarian tidak bisa mendapatkan zat gizi dalam makanan, bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung zat gizi tertentu.

Sumber: Majalah Nirmala

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Fakta Menarik Dari Vegetarian

By santshine On 09/02/2011 Leave a CommentIn 4 Sehat 5 Sempurna

BEBAS WABAH HEWAN

Masih ingat kan wabah dari hewan yang sempat heboh? Nah, menjadi vegetarian membuat kita bebas dari flu burung atau penyakit sapi gila. Kita juga nggak perlu khawatir dengan kadar kolesterol dalam darah. Soalnya daging dan semua makanan dari hewanlah yang mengandung kolesterol. Menjadi vegetarian akan membuat kita relatif bisa menjaga kolesterol dalam darah.

EFEK SAMPING?

Sebenarnya, struktur organ pencernaan manusia cocok untuk memakan daging dan tumbuhan. Bukan hanya gigi kita yang terdiri atas taring dan seri, tapi juga seluruh enzim ditubuh kita mampu mengolah makanan dari hewan dan tumbuhan. Meskipun demikian, tubuh kita juga bisa untuk gaya hidup vegetarian. Tapi ada juga yang tidak cocok menjadi vegearian, misalnya jadi berjerawat.

KURANGI PROTEIN : BAHAYA!

Manusia membutuhkan gizi berimbang dalam nutrisinya. Jika kita kekurangan protein, bisa menyebabkan rambut kita rontok, kulit tidak bercahaya dan mudah sakit. Untuk itulah vegetarian harus makan cukup kacang-kacangan yang merupakan sumber protein – termasuk tahu dan tempe juga.

TIDAK MURNI

Menjadi vegetarian tidak harus serta merta putus hubungan dengan makanan dari hewan. Kita bisa juga memilih menjadi laktovegetarian (vegetarian yang masih minum susu) atau ovovegetarian (masih boleh makan telur). Nah, untuk para ovo dan lakto vegetarian, bisa memperoleh protein dari susu dan telur.

SEIMBANG

Menjadi vegetarian bukan jaminan kita jadi kurus. Sebaliknya, kita justru bisa banget menggemuk jika banyak makan karbohidrat seperti tepung, mie, spaghetti, pasta, apalagi kalau cara masaknya dengan digoreng. Minyak mengandung trigliserid yang dalam jumlah banyak akan diubah menjadi lemak dalam tubuh. Seseorang bisa menjadi obesitas atau menderita gula darah karenanya.” ujar Dr. Grace.

AMAN

Langsung menjadi vegetarian? Nggak masalah. Selama tidak kekurangan protein, menurut Dr. Grace, tubuh kita tidak akan berontak atau bereaksi macam-macam. Justru kitalah yang kaget karena tidak bisa makan yang biasanya kita nikmati.

PENGEN KURUS

Pengen kurus bukan alasan tepat menjadi vegetarian. Tapi jika karena kadar koleterol dalam darah tinggi, itu adalah alasan yang tepat. Mengapa begitu, karena menjadi vegetarian tidak berarti boleh makan sembarangan juga. Jika vegetarian tapi makannya empek-empek, bakwan goreng, tempe goreng, mendoan, pisang goreng, dan semuanya masih goreng-gorengan, malah bisa menyebabkan gendut.

MITOS AWET MUDA

Percaya bahwa vegetarian menjadikan kita awet muda dan cantik? Ternya, hal itu masih kontroversial karena masih tergantung pada pola makan seseorang. Memang mengkonsumsi kedelai akan menyebabkan banyaknya fitoestrogen yaitu zat yang bisa berlaku seperti estrogen pada tubuh yang membuat kulit menjadi halus mulus, bebas jerawat dan minim rambut halus di kulit. Ditambah lagi dengan banyak makan buah dan sayur yang mengandung antioksidan pun Sangat baik bagi tubuh. Polusi dan asap rokok masuk kedalam tubuh kita dan menjadi radikal bebas. Nah, antioksidan dapat mengikat radikal bebas tersebut. Namun, tanpa menjadi vegetarian pun, kita tetap bisa memperoleh banyak antioksidan, asal rajin mengonsumsi sayur dan buah segar. Cara masaknyapun harus diperhatikan, boleh ditumis, jangan disantan. Pisang boleh, tapi jangan pisang goreng. Minyak yang buruk juga radikal bebas.

ASUPAN TAMBAHAN

Yang ditakutkan dari seorang vegetarian bukanlah kekurangan vitamin, melainkan kekurangan protein. Karena itu, mereka butuh tambahan whey protein dan biji-bijian. Untuk mencukupi kebutuhan protein, kita bisa berpatokan pada piramida makanan yang dikeluarkan oleh WHO. Untuk mudahnya, seorang vegetarian harus makan tiga kali sehari, pagi, siang, dan malam. Setiap kali makan, setengah dari porsi makanan harus merupakan protein. Bisa dari kacang merah, kacang kedelai, tahu, tempe atau telur, dan keju

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Email Arikel ini ke Teman Anda [refer this page to friends]
Bookmark and Share

Kebiasaan makan tertanam sejak kita masih kecil. Memilih untuk menjadi vegetarian dapat memberikan anak kita dan seluruh keluarga kita kesempatan untuk menikmati berbagai macam nutrisi makanan yang baik.

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola makanan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan akan tumbuh dengan berat badan yang ideal dan sehat, bahkan hidup lebih lama dibandingkan teman-temannya yang mengonsumi daging. Mengambil nutrisi makanan dari tumbuh-tumbuhan lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan hewani yang memiliki lemak jenuh, kolesterol, dan beberapa nutrisi yang tidak bisa didapat dari makanan nabati. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh banyak dimiliki oleh tumbuhan yang dapat memberikan energi, protein, dan beberapa nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh seperti serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan phytochemical.

Nutrisi yang Sempurna bagi Anak-anak

Pola makan vegetarian memberikan nutrisi yang sempurna bagi semua kalangan, dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa. Tentu, nutrisi terbaik yang diperlukan untuk bayi berasal dari susu ibu. Itu merupakan cara yang alami dimana ibu menyusui bayi untuk memberikan kekebalan bagi tubuh mereka.

Para dokter menyarankan untuk mengenalkan makanan padat ketika mereka telah berusia setengah tahun. Makanan yang pantas untuk diberikan adalah makanan yang lembut seperti bubur, sereal, buah yang sudah dihaluskan, dan sayur yang sudah dimasak. Dengan kesempatan mencoba memberi makanan vegetarian bagi mereka, para anak remaja dan anak-anak biasanya akan menikmati berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan—dan terlebih lagi jika mereka sedang masa pertumbuhan. Pada usia sekolah, anak-anak biasanya berantusias untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara memasaknya, mendatangi para petani, dan berkebun. Para remaja yang tumbuh dengan vegetarian lebih mudah mengatur kesehatannya dengan berat badan yang seimbang serta mengurangi masalah seperti jerawat, alergi, dan masalah gastrointestinal dibandingkan dengan teman sebayanya.

Beberapa studi mengatakan bahwa pertumbuhan anak vegetarian lebih lambat dibandingkan dengan non vegetarian—dengan kata lain, anak vegetarian tumbuh lebih lambat sedikit pada awalnya, tetapi mereka akan tumbuh juga nantinya. Akhirnya tinggi dan berat bagi anak vegetarian seimbang dengan anak yang mengonsumsi daging. Yang menarik, memberi bayi dengan susu ibu dapat memperlambat pertumbuhannya dibandingkan dengan susu botol. Sesuatu yang kurang cepat berkembang pada tahun-tahun-tahun awal diperkirakan akan menurunkan risiko penyakit di kelangsungan hidup nantinya.

Ternyata, pola makan hewani yang mengandung protein tinggi seperti daging, telur, dan produk susu dapat mengurangi waktu pubersitas, seperti yang telah tertera pada 2000 studi di Sekolah Harvard dari Kesehatan Publik yang hasilnya mengatakan bahwa anak perempuan yang mengonsumsi protein tinggi mengalami masa pubernya lebih cepat antara 3 hingga 8 tahun bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi protein dari sayuran.

Hasil studi di Boston pada tahun 1980 melakukan penelitian terhadap IQ dari anak vegetarian. Beberapa anak mengikuti pola makan makrobiotik, beberapa dari mereka adalah anggota dari Advent (pengikutnya biasa mengonsumsi pola makan nabati), dan sisanya adalah keluarga yang sering melakukan pola makan vegetarian. Di dalam tes kepintaran, hasil tes mereka biasanya di atas rata-rata, di atas sekitar 116. Sekarang, pola makan vegetarian berhubungan dengan kepintaran. Biasa, keluarga vegetarian lebih terpelajar dibandingkan rata-rata keluarga pemakan daging. Tetapi pendidikan orang tua walau bagaimanapun mempunyai efek yang lebih besar daripada pola makan. Jadi, penelitian ini seharusnya dapat menenangkan hati orang tua vegetarian yang ingin tahu apakah produk hewani dibutuhkan oleh perkembangan otak. Jawabannya sudah jelas: Tidak.

Mungkin hal terpenting yang berhubungan dengan makanan anak-anak adalah: hidup panjang karena pola makan sejak usia muda. Anak-anak yang biasa mengonsumsi nugget ayam, daging babi, dan kentang goreng hari ini biasanya menjadi penderita kanker, hati, dan diabetes di hari yang akan datang. Anak-anak yang tumbuh dengan pola makan biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buhan, dan polong-polongan mempunyai risiko yang kecil terhadap penyakit hati, stroke, diabetes, kanker, dan kegemukan yang telah menjadi hal umum di Amerika. Maka dari itu, mereka juga ingin hidup lebih lama.

Kebutuhan Nutrisi

Karbohidrat kompleks banyak ditemukan di padi-padian, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran yang memberikan energi yang cukup bagi anak-anak aktif. Tambahkan dengan beras merah, roti, pasta gandum, gandum giling, dan jagung, termasuk butir padi yang kurang terkenal seperti barley, quinoa, millet dan lain-lain dapat menambah serat dan nutrisi pada pola makan anak-anak. Selain itu, menjauhi anak-anak dari permen, minuman manis, produk siap saji, dan sereal yang sangat manis dapat membantu mereka mencegah nafsu makan yang terlalu tinggi yang dapat meningkatkan berat badan yang tidak diinginkan.

Umumnya, anak-anak membutuhkan protein untuk pertumbuhannya, tetapi sebenarnya mereka tidak membutuhkan protein tinggi yang berasal dari produk hewani. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa variasi menu padi-padian, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan juga dapat memberikan protein yang tinggi. “Kekurangan Protein” biasa dikhawatirkan oleh orang tua di negara-negara miskin dan kesediaan pangannya sedikit. Kekurangan protein benar-benar tidak terjadi pada pola makan nabati.

Anak-anak yang masih kecil membutuhkan sedikit lebih banyak asupan lemak daripada orang dewasa. Sumber lemak yang sehat di antaranya berasal dari produk kedelai, buah alpukat, dan mentaga kacang. "Hot dog" kedelai, mentega kacang, sandwich jeli, burger vegie berbumbu, dan potongan alpukat di dalam salad, sebagai contoh, sangatlah umum. Namun kebutuhan lemak dalam pola makan seharusnya tidak diperlukan terlalu banyak. Anak-anak Amerika banyak yang memiliki lapisan berlemak di arteri mereka -- awal dari penyakit jantung -- sebelum mereka tamat SMA. Sebaliknya, anak-anak Jepang tumbuh dengan pola makan tradisional yang rendah lemak selanjutnya lebih sedikit bermasalah dengan diabetes, sakit jantung, obesitas, dan penyakit kronis lainnya.

Para orang tua ingin memastikan bahwa pola makan anak-anak mereka mengandung sumber vitamin B12 yang dibutuhkan untuk kesehatan darah dan fungsi syaraf. Kekurangan jarang terjadi, namun bila terjadi, sulit untuk dideteksi. Vitamin B12 sangat berlimpah di dalam berbagai sereal komersial, susu kedelai, beras yang diperkaya, dan ragi yang bergizi. Periksa label dengan kata cyanocobalamin atau B12. Anak-anak yang tidak makan produk-produk ini harus mengonsumsi suplemen B12 sebanyak 3 mg atau lebih per hari. Vitamin anak-anak umumnya mengandung B12 lebih dari cukup. Spirulina dan rumput laut bukanlah sumber vitamin B12 yang dapat diandalkan.

Tubuh juga membutuhkan vitamin D, dimana orangtua dan anak-anak senang mengetahui bahwa itu bisa didapat dengan bermain di luar di bawah sinar matahari. Limabelas atau duapuluh menit sinar matahari setiap hari di tangan dan wajah sudah cukup bagi sel kulit tubuh untuk memproduksi vitamin D. Anak-anak di garis lintang dengan sinar matahari sedikit membutuhkan vitamin D dari suplemen multivitamin atau cairan selain susu yang diperkaya.

Untuk kalsium, kacang-kacangan, ara kering, ubi, sayuran hijau, termasuk bayam, kale, brokoli, sawi hijau, dan bit adalah sumber kalsium yang luar biasa. Susu kedelai, susu beras yang diperkaya, dan jus yang diperkaya dengan kalsium memberikan kalsium yang sangat banyak. Sebagai tambahan, memakan banyak buah dan sayuran, tanpa protein hewani, dan membatasi asupan garam membantu tubuh untuk memelihara kalsium.

Anak-anak yang sedang tumbuh juga membutuhkan zat besi yang terkadung dalam berbagai jenis kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau. Vitamin C dalam sayuran dan buah membantu penyerapan zat besi, terutama bila dimakan bersama dengan makanan yang kaya zat besi. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa susu sapi mengandung zat besi yang sangat sedikit dan dapat menyebabkan kehilangan darah ringan, kronis pada pencernaan yang dapat mengurangi zat besi dan menaikkan risiko anemia.

Bayi

Sekali lagi, makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI. Bila menyusui tidak dimungkinkan, susu kedelai formula cukup bernutrisi. Bayi tidak memerlukan susu sapi formula untuk tumbuh. Sebagai tambahan, selain mengandung protein yang mempengaruhi usus yang mengganggu pada banyak anak-anak, susu sapi adalah penyebab umum alergi. Sayangnya, respon kebal terhadap protein susu berpengaruh pada diabetes yang tergantung pada insulin dan bahkan pada Sindrom Kematian Bayi Mendadak. Susu kedelai formula sering digunakan di semua rumah sakit anak-anak, walaupun juga bisa menyebabkan alergi. Susu kedelai yang dijual di toko untuk orang dewasa tidak sama dengan susu kedelai formula bayi, dan tidak memadai untuk bayi.

Bayi tidak membutuhkan makanan lain selain ASI atau susu formula pada setengah tahun pertama, dan mereka seharusnya terus menerima ASI atau formula paling sedikit sepanjang 12 bulan pertama. Bayi yang disusui juga membutuhkan sinar matahari sekitar dua jam dalam seminggu untuk memperoleh vitamin D -- motivator yang baik bagi ibu-ibu untuk kembali berjalan dengan rutin. Beberapa bayi, terutama yang berkulit gelap atau tinggal di iklim berawan, tidak dapat membuat vitamin D dalam jumlah yang cukup, dalam kasus mereka, dibutuhkan suplemen vitamin D.

Saat berusia 5 sampai 6 bulan, atau berat bayi menjadi berlipat, makanan lain bisa ditambahkan pada pola makannya. Dokter anak sering menyarankan untuk mulai dengan sereal yang diperkaya zat besi karena pada usia 4 sampai 6 bulan, persediaan zat besi bayi yang tinggi secara alami sejak lahir, mulai menurun. Tambahkan satu makanan sederhana baru setiap kali, dengan jarak satu sampai dua minggu.

Panduan berikut ini menguraikan rencana yang fleksibel untuk menambahkan makanan pada pola makan bayi Anda.

5 sampai 6 Bulan

Perkenalkan sereal yang kaya besi kepada bayi. Cobalah sereal beras terlebih dahulu yang dicampur dengan sedikit ASI atau susu formula kacang kedelai, karena susu tersebut tidak menyebabkan alergi. Kemudian, berikan sereal gandum atau havermut. Kebanyakan dokter anak menyarankan untuk menunda memberikan gandum hingga anak paling tidak berusia 8 bulan, karena gandum cenderung dapat menimbulkan alergi.

6 sampai 8 Bulan

Perkenalkan sayuran. Kentang, kacang polong, wortel, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang baik. Bahan makanan tersebut harus dimasak hingga seperti bubur.

Perkenalkan buah-buahan. Cobalah pisang dan alpukat yang dihaluskan, atau sari buah pir dan jus apel.

Perkenalkan roti. Hingga usia 8 bulan, kebanyakan bayi bisa makan roti kering, roti, dan sereal kering.

Perkenalkan makanan yang kaya protein. Juga sekitar 8 bulan, bayi mulai dapat mengasup makanan yang tinggi protein seperti tahu atau kacang-kacangan yang dimasak halus.

Anak-anak dan Remaja

Anak-anak membutuhkan kalori dan nutrisi, tetapi perut mereka kecil. Sering-seringlah memberi cemilan kepada anak-anak, dan tambahkan beberapa makanan yang “besar” seperti jus buah dan tepung biji gandum. Bagaimanapun, jus perlu dibatasi karena anak-anak bisa kenyang karena jus, mereka senang manisnya daripada makanan yang lain.

Remaja biasanya memiliki jadwal yang sibuk dan kebutuhan energi yang tinggi. Bekali dengan cemilan pilihan yang lezat dan sehat dan arahkan mereka untuk memilih makanan yang rendah lemak apabila jajan di luar untuk menghindari masalah kelebihan berat badan dan kesehatan. Kebutuhan kalori berbeda dari anak yang satu dengan anak lainnya. Panduan berikut ini adalah panduan umum saja.

Jadwal Makanan Harian bagi Anak-anak dan Remaja

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 4 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 2 – 4 sendok makan sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: ¼ hingga ½ gelas kacang polong, 3 takaran sajian ASI, formula kedelai, susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: ¾ hingga 1 ½ gelas

Usia 5 hingga 6 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 6 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: ¼ gelas sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 1/2 hingga 1 gelas kacang, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 1 hingga 2 gelas

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Biji-bijian utuh, Roti tawar, Sereal: 7 takaran
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 2 takaran sajian kacang polong, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: 3 takaran sajian

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 10 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 3 takaran sajian kacang polong, 2–3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 4 takaran sajian

Pastikan ada tambahan sumber vitamin B12, seperti multivitamin untuk anak-anak atau sereal atau susu kacang yang kaya akan vitamin.

MENU CONTOH

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Sarapan Pagi: Bubur gandum dengan selai apel, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Buncis dan mentega dengan wijen yang ditaburkan pada keripik, pisang, susu kedelai, potongan wortel
*

Makan Malam: Jagung, ubi, sayuran yang direbus, susu kedelai
*

Kudapan: Pir, Cheerios, susu kedelai

Usia 4 hingga 6 Tahun

*

Sarapan Pagi: Sereal biji-bijian dengan pisang dan susu kedelai, jus jeruk
*

Makan Siang: Sandwich salad tahu, jus apel, potongan wortel, Kue gandum
*

Maka Malam: Kacang dengan “hot dog” kedelai, kentang bakar, bayam, susu kedelai, salad buah
*

Kudapan: campuran manisan, roti, susu kedelai

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Sarapan Pagi : Jus pisang dan strawberi, roti panggang dengan mentega almond, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Hearty Chili Mac, salad hijau, roti tawar
*

Makan Malam: Brokoli kukus dengan ragi yang bernutrisi, wortel kukus, kentang oven, apel, susu kedelai
*

Kudapan: Popcorn, buah, es krim kedelai

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Sarapan Pagi: Roti kering dengan mentega apel, pisang, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Kacang burrito dengan selada, tomat, nasi
*

Makan Malam: Brokoli, wortel, jus jeruk, jamur, mentega kacang
*

Kudapan: Wrtel muda, buah

RESEP

Strawberry-Banana Smoothie
Hearty Chili Mac
Bean Burritos
Oatmeal Cookies
Tofu-Egg Salad Sandwich
Apple Crisp
Peanut Butter Spaghetti
Hummus

Kentang Oven

Buat 4 untuk 1 gelas sajian

*

2 buah kentang (sekitar 1 pon)
*

2 sendok teh minyak zaitun
*

1 sendok teh paprika
*

¼ sendok teh garam

Panaskan oven hingga 450 F. Atur piring untuk oven yg berukuran 9 X 13 inci dengan aluminium foil. Balut kentang, tetapi jangan dikuliti. Potong menjadi potongan kecil memanjang atau bulat. Tempatkan di mangkok yang besar dan taburkan minyak, paprika, dan garam. Taburkan kentang dalam lapisan tersendiri di wajan dan oven hingga lembut apabila ditusuk dengan garpu sekitar 30 menit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Email Arikel ini ke Teman Anda [refer this page to friends]
Bookmark and Share

Kebiasaan makan tertanam sejak kita masih kecil. Memilih untuk menjadi vegetarian dapat memberikan anak kita dan seluruh keluarga kita kesempatan untuk menikmati berbagai macam nutrisi makanan yang baik.

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola makanan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan akan tumbuh dengan berat badan yang ideal dan sehat, bahkan hidup lebih lama dibandingkan teman-temannya yang mengonsumi daging. Mengambil nutrisi makanan dari tumbuh-tumbuhan lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan hewani yang memiliki lemak jenuh, kolesterol, dan beberapa nutrisi yang tidak bisa didapat dari makanan nabati. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh banyak dimiliki oleh tumbuhan yang dapat memberikan energi, protein, dan beberapa nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh seperti serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan phytochemical.

Nutrisi yang Sempurna bagi Anak-anak

Pola makan vegetarian memberikan nutrisi yang sempurna bagi semua kalangan, dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa. Tentu, nutrisi terbaik yang diperlukan untuk bayi berasal dari susu ibu. Itu merupakan cara yang alami dimana ibu menyusui bayi untuk memberikan kekebalan bagi tubuh mereka.

Para dokter menyarankan untuk mengenalkan makanan padat ketika mereka telah berusia setengah tahun. Makanan yang pantas untuk diberikan adalah makanan yang lembut seperti bubur, sereal, buah yang sudah dihaluskan, dan sayur yang sudah dimasak. Dengan kesempatan mencoba memberi makanan vegetarian bagi mereka, para anak remaja dan anak-anak biasanya akan menikmati berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan—dan terlebih lagi jika mereka sedang masa pertumbuhan. Pada usia sekolah, anak-anak biasanya berantusias untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara memasaknya, mendatangi para petani, dan berkebun. Para remaja yang tumbuh dengan vegetarian lebih mudah mengatur kesehatannya dengan berat badan yang seimbang serta mengurangi masalah seperti jerawat, alergi, dan masalah gastrointestinal dibandingkan dengan teman sebayanya.

Beberapa studi mengatakan bahwa pertumbuhan anak vegetarian lebih lambat dibandingkan dengan non vegetarian—dengan kata lain, anak vegetarian tumbuh lebih lambat sedikit pada awalnya, tetapi mereka akan tumbuh juga nantinya. Akhirnya tinggi dan berat bagi anak vegetarian seimbang dengan anak yang mengonsumsi daging. Yang menarik, memberi bayi dengan susu ibu dapat memperlambat pertumbuhannya dibandingkan dengan susu botol. Sesuatu yang kurang cepat berkembang pada tahun-tahun-tahun awal diperkirakan akan menurunkan risiko penyakit di kelangsungan hidup nantinya.

Ternyata, pola makan hewani yang mengandung protein tinggi seperti daging, telur, dan produk susu dapat mengurangi waktu pubersitas, seperti yang telah tertera pada 2000 studi di Sekolah Harvard dari Kesehatan Publik yang hasilnya mengatakan bahwa anak perempuan yang mengonsumsi protein tinggi mengalami masa pubernya lebih cepat antara 3 hingga 8 tahun bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi protein dari sayuran.

Hasil studi di Boston pada tahun 1980 melakukan penelitian terhadap IQ dari anak vegetarian. Beberapa anak mengikuti pola makan makrobiotik, beberapa dari mereka adalah anggota dari Advent (pengikutnya biasa mengonsumsi pola makan nabati), dan sisanya adalah keluarga yang sering melakukan pola makan vegetarian. Di dalam tes kepintaran, hasil tes mereka biasanya di atas rata-rata, di atas sekitar 116. Sekarang, pola makan vegetarian berhubungan dengan kepintaran. Biasa, keluarga vegetarian lebih terpelajar dibandingkan rata-rata keluarga pemakan daging. Tetapi pendidikan orang tua walau bagaimanapun mempunyai efek yang lebih besar daripada pola makan. Jadi, penelitian ini seharusnya dapat menenangkan hati orang tua vegetarian yang ingin tahu apakah produk hewani dibutuhkan oleh perkembangan otak. Jawabannya sudah jelas: Tidak.

Mungkin hal terpenting yang berhubungan dengan makanan anak-anak adalah: hidup panjang karena pola makan sejak usia muda. Anak-anak yang biasa mengonsumsi nugget ayam, daging babi, dan kentang goreng hari ini biasanya menjadi penderita kanker, hati, dan diabetes di hari yang akan datang. Anak-anak yang tumbuh dengan pola makan biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buhan, dan polong-polongan mempunyai risiko yang kecil terhadap penyakit hati, stroke, diabetes, kanker, dan kegemukan yang telah menjadi hal umum di Amerika. Maka dari itu, mereka juga ingin hidup lebih lama.

Kebutuhan Nutrisi

Karbohidrat kompleks banyak ditemukan di padi-padian, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran yang memberikan energi yang cukup bagi anak-anak aktif. Tambahkan dengan beras merah, roti, pasta gandum, gandum giling, dan jagung, termasuk butir padi yang kurang terkenal seperti barley, quinoa, millet dan lain-lain dapat menambah serat dan nutrisi pada pola makan anak-anak. Selain itu, menjauhi anak-anak dari permen, minuman manis, produk siap saji, dan sereal yang sangat manis dapat membantu mereka mencegah nafsu makan yang terlalu tinggi yang dapat meningkatkan berat badan yang tidak diinginkan.

Umumnya, anak-anak membutuhkan protein untuk pertumbuhannya, tetapi sebenarnya mereka tidak membutuhkan protein tinggi yang berasal dari produk hewani. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa variasi menu padi-padian, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan juga dapat memberikan protein yang tinggi. “Kekurangan Protein” biasa dikhawatirkan oleh orang tua di negara-negara miskin dan kesediaan pangannya sedikit. Kekurangan protein benar-benar tidak terjadi pada pola makan nabati.

Anak-anak yang masih kecil membutuhkan sedikit lebih banyak asupan lemak daripada orang dewasa. Sumber lemak yang sehat di antaranya berasal dari produk kedelai, buah alpukat, dan mentaga kacang. "Hot dog" kedelai, mentega kacang, sandwich jeli, burger vegie berbumbu, dan potongan alpukat di dalam salad, sebagai contoh, sangatlah umum. Namun kebutuhan lemak dalam pola makan seharusnya tidak diperlukan terlalu banyak. Anak-anak Amerika banyak yang memiliki lapisan berlemak di arteri mereka -- awal dari penyakit jantung -- sebelum mereka tamat SMA. Sebaliknya, anak-anak Jepang tumbuh dengan pola makan tradisional yang rendah lemak selanjutnya lebih sedikit bermasalah dengan diabetes, sakit jantung, obesitas, dan penyakit kronis lainnya.

Para orang tua ingin memastikan bahwa pola makan anak-anak mereka mengandung sumber vitamin B12 yang dibutuhkan untuk kesehatan darah dan fungsi syaraf. Kekurangan jarang terjadi, namun bila terjadi, sulit untuk dideteksi. Vitamin B12 sangat berlimpah di dalam berbagai sereal komersial, susu kedelai, beras yang diperkaya, dan ragi yang bergizi. Periksa label dengan kata cyanocobalamin atau B12. Anak-anak yang tidak makan produk-produk ini harus mengonsumsi suplemen B12 sebanyak 3 mg atau lebih per hari. Vitamin anak-anak umumnya mengandung B12 lebih dari cukup. Spirulina dan rumput laut bukanlah sumber vitamin B12 yang dapat diandalkan.

Tubuh juga membutuhkan vitamin D, dimana orangtua dan anak-anak senang mengetahui bahwa itu bisa didapat dengan bermain di luar di bawah sinar matahari. Limabelas atau duapuluh menit sinar matahari setiap hari di tangan dan wajah sudah cukup bagi sel kulit tubuh untuk memproduksi vitamin D. Anak-anak di garis lintang dengan sinar matahari sedikit membutuhkan vitamin D dari suplemen multivitamin atau cairan selain susu yang diperkaya.

Untuk kalsium, kacang-kacangan, ara kering, ubi, sayuran hijau, termasuk bayam, kale, brokoli, sawi hijau, dan bit adalah sumber kalsium yang luar biasa. Susu kedelai, susu beras yang diperkaya, dan jus yang diperkaya dengan kalsium memberikan kalsium yang sangat banyak. Sebagai tambahan, memakan banyak buah dan sayuran, tanpa protein hewani, dan membatasi asupan garam membantu tubuh untuk memelihara kalsium.

Anak-anak yang sedang tumbuh juga membutuhkan zat besi yang terkadung dalam berbagai jenis kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau. Vitamin C dalam sayuran dan buah membantu penyerapan zat besi, terutama bila dimakan bersama dengan makanan yang kaya zat besi. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa susu sapi mengandung zat besi yang sangat sedikit dan dapat menyebabkan kehilangan darah ringan, kronis pada pencernaan yang dapat mengurangi zat besi dan menaikkan risiko anemia.

Bayi

Sekali lagi, makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI. Bila menyusui tidak dimungkinkan, susu kedelai formula cukup bernutrisi. Bayi tidak memerlukan susu sapi formula untuk tumbuh. Sebagai tambahan, selain mengandung protein yang mempengaruhi usus yang mengganggu pada banyak anak-anak, susu sapi adalah penyebab umum alergi. Sayangnya, respon kebal terhadap protein susu berpengaruh pada diabetes yang tergantung pada insulin dan bahkan pada Sindrom Kematian Bayi Mendadak. Susu kedelai formula sering digunakan di semua rumah sakit anak-anak, walaupun juga bisa menyebabkan alergi. Susu kedelai yang dijual di toko untuk orang dewasa tidak sama dengan susu kedelai formula bayi, dan tidak memadai untuk bayi.

Bayi tidak membutuhkan makanan lain selain ASI atau susu formula pada setengah tahun pertama, dan mereka seharusnya terus menerima ASI atau formula paling sedikit sepanjang 12 bulan pertama. Bayi yang disusui juga membutuhkan sinar matahari sekitar dua jam dalam seminggu untuk memperoleh vitamin D -- motivator yang baik bagi ibu-ibu untuk kembali berjalan dengan rutin. Beberapa bayi, terutama yang berkulit gelap atau tinggal di iklim berawan, tidak dapat membuat vitamin D dalam jumlah yang cukup, dalam kasus mereka, dibutuhkan suplemen vitamin D.

Saat berusia 5 sampai 6 bulan, atau berat bayi menjadi berlipat, makanan lain bisa ditambahkan pada pola makannya. Dokter anak sering menyarankan untuk mulai dengan sereal yang diperkaya zat besi karena pada usia 4 sampai 6 bulan, persediaan zat besi bayi yang tinggi secara alami sejak lahir, mulai menurun. Tambahkan satu makanan sederhana baru setiap kali, dengan jarak satu sampai dua minggu.

Panduan berikut ini menguraikan rencana yang fleksibel untuk menambahkan makanan pada pola makan bayi Anda.

5 sampai 6 Bulan

Perkenalkan sereal yang kaya besi kepada bayi. Cobalah sereal beras terlebih dahulu yang dicampur dengan sedikit ASI atau susu formula kacang kedelai, karena susu tersebut tidak menyebabkan alergi. Kemudian, berikan sereal gandum atau havermut. Kebanyakan dokter anak menyarankan untuk menunda memberikan gandum hingga anak paling tidak berusia 8 bulan, karena gandum cenderung dapat menimbulkan alergi.

6 sampai 8 Bulan

Perkenalkan sayuran. Kentang, kacang polong, wortel, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang baik. Bahan makanan tersebut harus dimasak hingga seperti bubur.

Perkenalkan buah-buahan. Cobalah pisang dan alpukat yang dihaluskan, atau sari buah pir dan jus apel.

Perkenalkan roti. Hingga usia 8 bulan, kebanyakan bayi bisa makan roti kering, roti, dan sereal kering.

Perkenalkan makanan yang kaya protein. Juga sekitar 8 bulan, bayi mulai dapat mengasup makanan yang tinggi protein seperti tahu atau kacang-kacangan yang dimasak halus.

Anak-anak dan Remaja

Anak-anak membutuhkan kalori dan nutrisi, tetapi perut mereka kecil. Sering-seringlah memberi cemilan kepada anak-anak, dan tambahkan beberapa makanan yang “besar” seperti jus buah dan tepung biji gandum. Bagaimanapun, jus perlu dibatasi karena anak-anak bisa kenyang karena jus, mereka senang manisnya daripada makanan yang lain.

Remaja biasanya memiliki jadwal yang sibuk dan kebutuhan energi yang tinggi. Bekali dengan cemilan pilihan yang lezat dan sehat dan arahkan mereka untuk memilih makanan yang rendah lemak apabila jajan di luar untuk menghindari masalah kelebihan berat badan dan kesehatan. Kebutuhan kalori berbeda dari anak yang satu dengan anak lainnya. Panduan berikut ini adalah panduan umum saja.

Jadwal Makanan Harian bagi Anak-anak dan Remaja

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 4 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 2 – 4 sendok makan sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: ¼ hingga ½ gelas kacang polong, 3 takaran sajian ASI, formula kedelai, susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: ¾ hingga 1 ½ gelas

Usia 5 hingga 6 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 6 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: ¼ gelas sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 1/2 hingga 1 gelas kacang, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 1 hingga 2 gelas

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Biji-bijian utuh, Roti tawar, Sereal: 7 takaran
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 2 takaran sajian kacang polong, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: 3 takaran sajian

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 10 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 3 takaran sajian kacang polong, 2–3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 4 takaran sajian

Pastikan ada tambahan sumber vitamin B12, seperti multivitamin untuk anak-anak atau sereal atau susu kacang yang kaya akan vitamin.

MENU CONTOH

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Sarapan Pagi: Bubur gandum dengan selai apel, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Buncis dan mentega dengan wijen yang ditaburkan pada keripik, pisang, susu kedelai, potongan wortel
*

Makan Malam: Jagung, ubi, sayuran yang direbus, susu kedelai
*

Kudapan: Pir, Cheerios, susu kedelai

Usia 4 hingga 6 Tahun

*

Sarapan Pagi: Sereal biji-bijian dengan pisang dan susu kedelai, jus jeruk
*

Makan Siang: Sandwich salad tahu, jus apel, potongan wortel, Kue gandum
*

Maka Malam: Kacang dengan “hot dog” kedelai, kentang bakar, bayam, susu kedelai, salad buah
*

Kudapan: campuran manisan, roti, susu kedelai

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Sarapan Pagi : Jus pisang dan strawberi, roti panggang dengan mentega almond, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Hearty Chili Mac, salad hijau, roti tawar
*

Makan Malam: Brokoli kukus dengan ragi yang bernutrisi, wortel kukus, kentang oven, apel, susu kedelai
*

Kudapan: Popcorn, buah, es krim kedelai

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Sarapan Pagi: Roti kering dengan mentega apel, pisang, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Kacang burrito dengan selada, tomat, nasi
*

Makan Malam: Brokoli, wortel, jus jeruk, jamur, mentega kacang
*

Kudapan: Wrtel muda, buah

RESEP

Strawberry-Banana Smoothie
Hearty Chili Mac
Bean Burritos
Oatmeal Cookies
Tofu-Egg Salad Sandwich
Apple Crisp
Peanut Butter Spaghetti
Hummus

Kentang Oven

Buat 4 untuk 1 gelas sajian

*

2 buah kentang (sekitar 1 pon)
*

2 sendok teh minyak zaitun
*

1 sendok teh paprika
*

¼ sendok teh garam

Panaskan oven hingga 450 F. Atur piring untuk oven yg berukuran 9 X 13 inci dengan aluminium foil. Balut kentang, tetapi jangan dikuliti. Potong menjadi potongan kecil memanjang atau bulat. Tempatkan di mangkok yang besar dan taburkan minyak, paprika, dan garam. Taburkan kentang dalam lapisan tersendiri di wajan dan oven hingga lembut apabila ditusuk dengan garpu sekitar 30 menit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Kucing Dan Anjing “Vegetarian”

Kucing Dan Anjing “Vegetarian”
Posted: December 14, 2011 by vet02ugm in Article
Tags: anjing, diet, kucing, vegetarian


Drh. Denni Kurnia

Sebelum mencari tahu boleh atau tidaknya anjing dan kucing anda menjadi vegetarian, ada baiknya telusuri sejarah lahiriah dari anjing dan kucing tersebut.

Anjing adalah makhluk omnivora dimana kucing merupakan hewan karnivora. Omnivora (atau sarwaboga) (dari bahasa Latin: omne = semua/semuanya; vorare = melahap) adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya. Karnivora (satwaboga atau maging) (dari bahasa Latin: carne = daging and vorare = melahap) adalah hewan yang makanannya kebanyakan adalah daging, baik yang dimakan hidup-hidup atau berasal dari daging hewan yang sudah mati. Kata ini juga dapat digunakan untuk menyebut mamalia dalam ordo Karnivora yang pada umumnya sesuai dengan definisi pertama. Karnivora yang memakan serangga sebagai makanan utamanya disebut insektivora, sedangkan karnivora yang memakan ikan sebagai makanan utamanya disebut piskivora.

Jika anda adalah seorang vegetarian, (adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu), maka tidak seharusnya hewan peliharaan anda menjadi vegetarian.

Apabila anda ingin memberikan makanan rumahan (home-cooked food) bagi hewan peliharaan anda, anda diperbolehkan selama yang anda berikan kepada hewan peliharaan anda adalah nutrisi yang seimbang dan bukan yang anda temukan secara kebetulan dengan mencoba-coba. Tanpa adanya nutrisi yang seimbang, kucing yang diberi diet vegetarian akan mempunyai resiko tinggi mengalami kekurangan (defisiensi) asam amino dan vitamin (misal lysine, trytophan, vitamin A, dsb.) yang dapat menyebabkan penyakit yang dapat membahayakan jiwa kucing anda. Lain hal jika anda memiliki anjing, anjing dapat diberikan protein nabati (protein yang berasal dari non-hewani), untuk itu anjing masih memungkinkan diberikan diet vegetarian. Akan tetapi, tidak semua anjing menyukai diet tersebut dikarenakan protein hewani (protein yang berasal dari bahan hewani) mempunyai tingkat rasa yang lebih baik.

Banyak para pemilik anjing dan kucing yang memilih untuk memberikan hewan kesayangan mereka diet vegetarian atau makanan masakan rumah (home-cooked food) daripada memberikan makanan anjing atau kucing yang ada dipasaran (commercial pet food). Alasan yang paling mendasar adalah bahan utama dari pet food tersebut adalah daging yang sebenarnya masuk ke dalam kategori 4D (dead, dying, diseased, disabled). Dalam kategori tersebut biasanya berasal dari bagian-bagian hewan yang tidak layak dikonsumsi oleh manusia namun banyak diambil banyak pabrik-pabrik pengolahan petfood, kebanyakan dari bagian-bagian tersebut mengandung hormon, pestisida dan antibiotik yang sama yang terdapat di produk-produk hewani untuk dikonsumsi manusia.

Penjelasan diatas bukan berarti menutup kemungkinan anda tidak dapat memberikan diet vegetarian kepada hewan kesayangan anda, namun sebelum melakukan semuanya anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter hewan anda.

Sumber dari tulisan ini didapat dari :

Laman web petmd dot com

Laman web wikipedia dot org

Laman web peta dot org

Laman web treehugger dot com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0