Diet Vegetarian Tidak Sehat

images.jpgBanyak prinsip yang dipelajari dalam ilmu gizi untuk mencapai hidup sehat. Mulai dari zaman dulu kita mengenal 4 Sehat 5 Sempurna yang terdiri dari makanan pokok (nasi, jagung, kentang, oat, terigu, umbi-umbian, dll), lauk-pauk (tempe, tahu, telur, daging, ikan, dll), sayur-mayur, buah-buahan, dan disempurnakan dengan susu. Perkembangan zaman, membawa 4 sehat 5 sempurna menuju ke 13 Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS), yang terdiri dari:
1. Makanlah beraneka ragam sumber makanan.
2. Makanlah untuk memenuhi kebutuhan energy.
3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi sehari.
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak hanya seperempat dari kebutuhan energi sehari.
5. Gunakan Garam Beryodium.
6. Berikan ASI saja pada bayi sampai usia 6 bulan dan tambahkan makanan pengganti ASI sesudah lewat 6 bulan.
7. Makanlah makanan sumber zat besi.
8. Biasakan sarapan.
9. Minumlah air putih yang aman dan cukup jumlahnya.
10. Lakukan aktivitas fisik secara teratur.
11. Hindari minuman beralkohol.
12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.
Selanjutnya berkembang lagi menjadi tumpeng gizi atau piramida gizi:
tumpengizi.jpg
Bahkan di amerika sudah berkembang lagi yang baru yaitu, My Plate
my plate.jpg

Nah, secara umum, kita bias tarik garis lurus bahwa tidak ada satu golongan makanan pun yang sempurna kandungan gizinya. Artinya, konsumsi harus beragam dari berbagai jenis kelompok pangan untuk saling melengkapi. Seperti jargon yang sering diutarakan, yaitu Bergizi, Beragam, dan Berimbang. Akan tetapi, karena suatu hal, misalnya karena agama, kepercayaan, trend, kesehatan, ekologi, maupun ekonomi, membuat sebagian orang tidak bisa memenuhi kriteria tersebut. Salahkah? Belum tentu. Berbagai alasan yang dikemukakan konsumen harus dihargai. Pilihan hidup pun demikian. Oleh karena itu, semua persoalan pasti ada jalan keluarnya. Seperti halnya dengan vegetarian. Vegetarian adalah seseorang yang tidak mengonsumsi daging, ikan, dan unggas, pada umumnya mereka hanya mengonsumsi sayur dan buah-buahan disamping makanan pokoknya.
images (1).jpg
Mengapa menjadi vegetarian?
Alasannya bermacam-macam, ada yang karena agama, kepercayaan, kesehatan, ekologi, tidak suka makan daging (makanan hewani), tidak tega makan hewani, trauma, ekonomi, dll.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Pola Makanan Vegetarian baeg untuk Ginjal


DENGAN mengikuti pola makan vegetarian, menurut sebuah penelitian, pasien penyakit ginjal bisa menghindari pengumpulan kadar racun fosfor di tubuh mereka.

Diketahui, penderita penyakit ginjal biasanya memang harus membatasi asupan fosfor. Karena, tingkat mineral yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung dan kematian.
Pedoman medis biasanya menganjurkan diet rendah fosfor untuk pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD), sayangnya kadar fosfor tidak tercantum pada label makanan.
Karena itulah, Sharon Moe dari Indiana University School of Medicine dan rekan-rekannya mempelajari efek dari pola makan vegetarian dan konsumsi daging berdasarkan tingkat fosfor dalam sembilan pasien dengan CKD.
Sekelompok pasien lalu diminta mengikuti pola makan vegetarian dan kelompok pasien lainnya mengikuti pola makan berbasis daging selama satu minggu lalu tiap kelompok melanjutkan dengan pola makan berlawanan dua sampai empat minggu kemudian. Tes darah dan urine lalu dilakukan setiap akhir minggu pada kedua jenis pola makan.
Meskipun protein setara dengan konsentrasi fosfor dalam dua diet, terlihat pasien memiliki tingkat fosfor darah yang lebih rendah dan penurunan ekskresi fosfat dalam urine saat mereka menjalani pola makan vegetarian jika dibandingkan dengan diet berbasis daging.
Para peneliti menyimpulkan penelitian ini menunjukkan bahwa sumber protein dalam pola makan memiliki dampak yang signifikan terhadap kadar fosfor pada pasien dengan CKD. Studi ini muncul dalam isu terkini Journal Clinical of American Society Nephrology (CJASN) edisi Desember lalu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Ibu Hamil Boleh Vegetarian

Hidup tanpa mengonsumsi daging atau menjadi vegetarian adalah sebuah pilihan. Kaum vegetarian amat meyakini bahwa pola makan tersebut bisa membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Namun bagaimana dengan ibu hamil? Adakah pengaruh diet vegetarian pada janin?
Di masa kehamilan kebutuhan tubuh akan zat gizi meningkat, termasuk protein untuk tumbuh kembang janin. Selain itu ibu hamil juga membutuhkan tambahan kalori sebanyak 300 kalori setiap harinya.
"Selama kebutuhan proteinnya terpenuhi ibu hamil boleh saja menjadi vegetarian. Cuma syaratnya adalah makananya harus sangat bervariasi supaya bisa saling melengkapi," tutur dr.Achmad Mediana, Sp.OG, dari RS.Kemang Medical Care ketika dihubungi Kompas.com.
Ia menambahkan, banyak pasiennya yang memutuskan tetap menjalani pola makan vegetarian namun tetap sehat menjalani kehamilan. "Yang penting harus direncanakan betul agar tubuh tidak kekurangan gizi. Perlu diketahui pula bahwa tubuh juga berproses, jika ada zat gizi yang kurang janin akan mengambilnya dari tubuh ibunya," paparnya.
Salah satu unsur gizi yang paling penting selama kehamilan adalah protein karena berperan dalam pembentukan sel darah, albumin, enzim, hormon, mengganti sel-sel, dan masih banyak lagi.

Dibandingkan dengan protein nabati, menurut dr.Fiastuti Witjaksono, ahli gizi, protein hewani memiliki asam amino yang lengkap. Untuk ibu hamil yang termasuk menjadi vegetarian vegan atau tidak mengonsumsi semua jenis daging dan telur, termasuk produk olahan telur, ia menganjurkan agar ibu hamil mengganti asam amino dari protein hewani dengan berbagai jenis makanan.
"Penggantinya bisa didapatkan dari berbagai kacang-kacangan dan biji-bijian. Ini harus dipenuhi setiap hari karena jika tidak bisa mengganggu tumbuh kembang janin," katanya.
Sementara itu kalsium bisa didapatkan dari makanan yang terbuat dari kedelai, sayuran berdaun hijau, atau susu kedelai. Kendati demikian jika ibu merasa tidak yakin akan kesehatan calon buah hatinya, dr.Fiastuti menganjurkan agar vegetarian vegan mengubah pola makannya agar tetap mengonsumsi susu, telur, serta ikan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Menu dan Resep Makanan Vegetarian

TAHU ISI


Bahan yang dibutuhkan
20 potong tahu yang telah digoreng sampai berwarna kecoklatan

Bahan isi yang dibutuhkan
200 gr wortel yang dipotong dadu kecil kemudian direbus setengah matang
200 gr bangkuang yang diparut kasar
200 gr buncis diiris tipis
20 butir telur puyuh rebus dikupas
200 gr tauge
minyak untuk menumis
penyedap rasa
100 gr jamur kuping dipotong dadu kecil
kecap asin
garam secukupnya
gula secukupnya
merica bubuk dan lada bubuk
bawang putih dan bawang merah untuk menumis

Bahan kulit:
500 gr tepung terigu
250 gr tepung panir
3 butir telur ayam
merica bubuk dan kecap asin


Cara Pembuatan:

Panaskan minyak kemudian masukkan bawang putih dan bawang merah. Setelah itu segera masukkan buncis. Setelah buncis setengah matang kemudian masukkan bangkuang, penyedap rasa, jamur kuping, kecap asin, lada, merica. Kemudian masukkan wortel. Setelah matang masukkan tauge kemudian aduk-aduk sebentara dan angkat. Dinginkan!

Iris tahu pada bagian sudut tenagh untuk membuat lubang dan keluarkan isinya dengan menggunakan sendok makan. Setelah itu masukkan sayur untuk isi tahu ke dalam tahu setengahnya kemudian masukkan telur puyuh dan padatkan kembali dengan sayur isi tahu.

Campur semua bahan kulit menjadi satu kecuali tepung panir. Kemudian tambahkan air sehingga adonan menjadi tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental.

Panaskan minyak.

Masukkan tahu yang telah diisi ke dalam adonan kulit kemudian segera gulingkan pada tepung panir dan goreng dengan api sedang.

Sementara itu, isi tahu yang telah dikeluarkan dihaluskan kemudian semua sisa bahan dicampur menjadi satu dan bulatkan seperti bakso.

Goreng bakso ini dengan api yang sedang.

Hidangan ini lebih enak disantap dengan sambal cocolan seafood maupun sambal lainnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Efek Buruk Diet Vegetarian

Meningkatkan protein nabati memang menurunkan kadar lemak dan kolesterol.

VIVAnews - Banyak orang mengurangi asupan makanan berlemak, seperti daging, demi memiliki berat tubuh langsing ideal. Tak jarang mereka memaksakan diri menjadi seorang vegetarian.

Praveen Gupta, dokter ahli saraf dari Artemis Health Institute, Gurgaon, India, mengatakan, mengurangi asupan protein hewani dan meningkatkan protein nabati memang cenderung memiliki kadar lemak dan kolesterol yang rendah dalam tubuh.

Namun, ia juga mengingatkan efek buruk diet vegetarian yang dapat meningkatkan risiko gangguan mental seperti penurunan daya ingat yang terlampau dini.

Peningkatan risiko itu seiring minimnya asupan vitamin B12 yang umumnya terdapat dalam ikan, daging, telur, susu, dan produk non-vegetarian lainnya. "Minimnya asupan vitamin B12 berpotensi mereduksi kemampuan kerja otak yang akhirnya memicu hilangnya memori," katanya, seperti dikutip dari Times of India.

Diet vegetarian juga kurang tepat jika dikaitkan dengan tujuan menurunkan berat badan. Sebab, penurunan berat badan lebih dipengaruhi asupan kalori dari makanan dan keluaran kalori dari aktivitas fisik.

Diet vegetarian tidak berarti kandungan kalori makanan yang dikonsumsi rendah. Semuanya bergantung jenis bahan makanan, cara mengolah dan jumlah yang dikonsumsi. Yang perlu diperhatikan adalah asupan protein dari berbagai zat gizi dan kecukupannya harus terpenuhi.

Yang pasti, diet vegetarian tak bisa sembarangan dilakukan. Selain harus memastikan sayur yang dikonsumsi bebas pestisida, seorang vegetarian juga harus pandai mengatur variasi menu seperti polong-polongan, buah-buahan, sayuran dan serat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0