Vegetarian Dan Usaha Mencegah Global Warming Mungkin kita tak asing lagi mendengar atau tahu maksud dari global warming, lalu apa kaitannya dengan vegetarian. Lha itu ayo kita cari bersama-sama. Banyak alasan seseorang menjadi Vegetarian, mulai dari Karena Ia seorang penyayang binatang (Animal’s Sake), Hidup lebih berwarna seperti sayuran dan bauh-buahan yang warna-warni.

Alasan lain seseorang jadi vegetarian adalah ingin hidup/sehat lebih lama, berat badannya stabil, hemat. Mungkin itu adalah manfaat yang dapat segera dirasaka oleh Vegetarian, tapi secara tidak langsung seoarang vegetarian juga ikut mencegah pemanasan global. Mungkin diantatar kalian ada yang berpikir kenapa demikian, mengapa Vegetarian dapat mencegah pemanasan global? Bukankah Vegetarian suka makan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yang juga berarti merusak tanaman yang akhirnya menyebabakan global warming.

Jangan kamu kaget atau tertawa karen seperti di kutip dari seberapa kamu tahu? Fakta yang diungkap FAO tahun 2006 menjelaskan bahwa daging merupakan komoditi penghasil emisi karbondioksida paling tinggi (20%). Ini bahkan melampaui jumlah emisi gabungan dari semua kendaraan di dunia. Kok bisa? Ternyata industri ternak telah menghasilkan 9% racun karbondioksida, 65% nitrooksida, dan 37% gas metana. Selain itu, industri ternak juga memerlukan banyak energi untuk mengubah ternak menjadi daging siap konsumsi. Untuk memproduksi 1 kg daging saja misalnya, dihasilkan emisi karbondioksida 36,4 kilo.

Selain itu Vegetarian juga dapat menghemat energi, di mana saat ini atau yang akan datang energi menjadi sangat mahal dan semakin banyak energi yang digunakan maka akan juga menyumbang untuk pemanasan global (global warming). Masih dari seberapa kamu tahu? Saat ini krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Seperti dijelaskan di atas, bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati. Menurut U.S. Geological Survey, untuk membuat satu tangkup hamburger, misalnya membutuhkan setidaknya 1.300 galon air. Jadi, tidak heran jika produk pangan hewani dan junk food memerlukan lebih banyak energi dibanding dengan mengolah sayuran, buah dan beras.

Perlu juga diketahui apa yang dimaksud dengan vegetaria?
Vegetarian adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari mahluk hidup seperti daging, unggas, ikan atau hasil olahannya.

Istilah Vegetarian sendiri diciptakan pada tahun 1847. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September tahun itu oleh Joseph Brotherton dan lain-lain, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Kata ini berasal dari bahasa Latin vegetus, yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubungkan dengan 'vegetable-arian' - mitos manusia yang diimajinasikan hidup seluruhnya dari sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah, biji-bijian, dan sebagainya!)

Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai 'Pythagorean' atau mengikuti 'Sistem Pythagorean', sesuai dengan Pythagoras 'vegetarian' dari Yunani kuno.

Definisi asli dari 'vegetarian' adalah dengan atau tanpa telur atau produk dairy dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan vegetarian di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediteranian klasik, sebagai contoh Pythagoras. Dikutip dari wikipedia

Untuk kamu yang seorang vegetarian dapat mengunjungi website http://www.ivs-online.org/v2/index.php. Yaitu IVS (Indonesia Vegetarian Society) adalah organisasi vegetarian Indonesia yang bersifat nirlaba, yang berdiri di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 1998. IVS telah terdaftar menjadi anggota International Vegetarian Union sejak tahun 1999. IVS didirikan dengan tujuan sebagai organisasi untuk :

* Menyebarluaskan informasi seputar kehidupan vegetarian di Indonesia
* Mengembangkan cinta kasih universal dan menyelamatkan kehidupan dunia melalui vegetarianisme

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Vegetarian Dan Usaha Mencegah Global Warming

 Mungkin kita tak asing lagi mendengar atau tahu maksud dari global warming, lalu apa kaitannya dengan vegetarian. Lha itu ayo kita cari bersama-sama. Banyak alasan seseorang menjadi Vegetarian, mulai dari Karena Ia seorang penyayang binatang (Animal’s Sake), Hidup lebih berwarna seperti sayuran dan bauh-buahan yang warna-warni.

Alasan lain seseorang jadi vegetarian adalah ingin hidup/sehat lebih lama, berat badannya stabil, hemat. Mungkin itu adalah manfaat yang dapat segera dirasaka oleh Vegetarian, tapi secara tidak langsung seoarang vegetarian juga ikut mencegah pemanasan global. Mungkin diantatar kalian ada yang berpikir kenapa demikian, mengapa Vegetarian dapat mencegah pemanasan global? Bukankah Vegetarian suka makan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yang juga berarti merusak tanaman yang akhirnya menyebabakan global warming.

Jangan kamu kaget atau tertawa karen seperti di kutip dari seberapa kamu tahu? Fakta yang diungkap FAO tahun 2006 menjelaskan bahwa daging merupakan komoditi penghasil emisi karbondioksida paling tinggi (20%). Ini bahkan melampaui jumlah emisi gabungan dari semua kendaraan di dunia. Kok bisa? Ternyata industri ternak telah menghasilkan 9% racun karbondioksida, 65% nitrooksida, dan 37% gas metana. Selain itu, industri ternak juga memerlukan banyak energi untuk mengubah ternak menjadi daging siap konsumsi. Untuk memproduksi 1 kg daging saja misalnya, dihasilkan emisi karbondioksida 36,4 kilo.

Selain itu Vegetarian juga dapat menghemat energi, di mana saat ini atau yang akan datang energi menjadi sangat mahal dan semakin banyak energi yang digunakan maka akan juga menyumbang untuk pemanasan global (global warming). Masih dari seberapa kamu tahu? Saat ini krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Seperti dijelaskan di atas, bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati. Menurut U.S. Geological Survey, untuk membuat satu tangkup hamburger, misalnya membutuhkan setidaknya 1.300 galon air. Jadi, tidak heran jika produk pangan hewani dan junk food memerlukan lebih banyak energi dibanding dengan mengolah sayuran, buah dan beras.

Perlu juga diketahui apa yang dimaksud dengan vegetaria?
Vegetarian adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari mahluk hidup seperti daging, unggas, ikan atau hasil olahannya.

Istilah Vegetarian sendiri diciptakan pada tahun 1847. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September tahun itu oleh Joseph Brotherton dan lain-lain, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Kata ini berasal dari bahasa Latin vegetus, yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubungkan dengan 'vegetable-arian' - mitos manusia yang diimajinasikan hidup seluruhnya dari sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah, biji-bijian, dan sebagainya!)

Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai 'Pythagorean' atau mengikuti 'Sistem Pythagorean', sesuai dengan Pythagoras 'vegetarian' dari Yunani kuno.

Definisi asli dari 'vegetarian' adalah dengan atau tanpa telur atau produk dairy dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan vegetarian di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediteranian klasik, sebagai contoh Pythagoras. Dikutip dari wikipedia

Untuk kamu yang seorang vegetarian dapat mengunjungi website http://www.ivs-online.org/v2/index.php. Yaitu IVS (Indonesia Vegetarian Society) adalah organisasi vegetarian Indonesia yang bersifat nirlaba, yang berdiri di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 1998. IVS telah terdaftar menjadi anggota International Vegetarian Union sejak tahun 1999. IVS didirikan dengan tujuan sebagai organisasi untuk :

* Menyebarluaskan informasi seputar kehidupan vegetarian di Indonesia
* Mengembangkan cinta kasih universal dan menyelamatkan kehidupan dunia melalui vegetarianisme

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Mitos yang Salah Tentang Vegetarian

Banyak sekali logika semu dan mitos di sekitar kita yang dibangun turun temurun dengan atau tanpa bantuan pendekonstruksi pikiran seperti telah kita bahas. Logika semu dan mitos tersebut antara lain:
· Jika orang tidak makan daging maka industri daging akan hancur dan ekonomi akan bermasalah. Fakta: hukum ekonomi sederhana adalah tentang supply dan demand. Memang sistem perekonomian tidak dapat diubah seketika, namun jika tidak ada peminat, maka penyedia daging akan menyesuaikan dengan komoditas yang diperlukan. Beralih profesi adalah hal yang biasa. Kita melarang ganja yang berbahaya dan yakin bahwa petani ganja dapat beralih profesi. Kita dapat melarang rokok, karena petani tembakau tentu dapat mencari alternatif lain. Kita dapat berhenti makan daging (menyumbang lebih banyak kasus penyakit daripada rokok) karena yakin peternak dapat mencari profesi lain, atau dibantu mencari profesi lain. Bertahun-tahun kita tahu bahwa nelayan hidup pas-pasan karena hasil mencari ikan di laut tidaklah sebanding dengan risiko serta energi yang dikeluarkan. Mengapa kita tidak membantu mencarikan alternatif profesi? 
· Beralih dari menu berbasis daging ke nabati tidaklah ‘realistis’. Fakta: ada perbedaan antara ‘realistis’ dan ‘lumrah’. Justru makan daging yang boros energi dan merusak lingkungan di saat ini amatlah tidak ‘realistis’. Memang beralih ke makanan nabati belum ‘lumrah’ karena kebiasaan tersebut telah kita lalui ribuan tahun. Adalah tanggung jawab kita saat ini yang dapat berpikir maju, untuk memperbaiki kebiasaan salah tersebut demi generasi selanjutnya.  
· Jika tidak ada pemakan daging, maka bumi akan dikuasai oleh sapi, ayam dan babi. Fakta: ini sebenarnya lebih bersifat logika bercanda, karena kita tahu yang kita makan adalah hewan yang kita ternakkan, kita paksa lahir, dan kita paksa mati. Bumi tidak dikuasai kecoa walau manusia tidak makan kecoa.
· Jika tidak makan daging, tubuh akan lemas. Fakta: tubuh membiasakan diri terhadap makanan. Dalam satu dua hari mungkin akan terasa lemas karena tubuh mengharapkan daging, namun dalam tiga empat hari berikutnya tidak akan lagi bermasalah. Mirip perokok yang tiba-tiba berhenti merokok, mungkin akan merasakan perasaan aneh. Tubuh lemas atau tidak adalah bersifat individual, tidak semua lemas, banyak juga yang biasa-biasa saja, bahkan banyak di antaranya yang sengaja mengamati perubahan yang dirasakan. Energi dari sumber makanan nabati cukup.
· Jika tidak makan daging, tubuh akan kekurangan gizi. Fakta: ahli nutrisi menyatakan menu nabati cukup gizi. Jika ada kekurangan, seperti vitamin B12 misalnya, dengan mudah diatasi.  Kekurangan yang ada pada makanan berbasis nabati hanya bersifat minor (mudah diatasi) dibandingkan dengan keuntungan yang besar.
Perbandingan kandungan antara 100 gram tempe dan daging. Protein dalam tempe sebanding dengan protein dalam daging ternak. (Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan, RI, 1992 seperti dikutip oleh Susianto, Ahli Gizi, pada presentasi “Vegetarian Gaya Hidup Sehat Alami – Back to Nature”)
· Jika tidak makan daging, anak laki-laki tidak akan jantan dan kuat seperti singa. Fakta: ini pun logika yang lebih bersifat guyonan dan dapat dijawab dengan guyonan juga karena sebenarnya tubuh hewan tidaklah sama dengan tubuh manusia. Misalnya tokh dianggap sama, maka kita dapat mengingat kembali bahwa gajah lebih kuat daripada singa, kelinci lebih ‘nakal’ (beranak sering dan menjadi simbol playboy) daripada singa, kijang berlari lebih cepat daripada singa. Jika marah, maka kuda nil dapat meremukkan tulang manusia lebih cepat daripada singa. Dan jangan lupa, singa suka tidur setelah makan, sedang kuda akan terus menarik pedati.
· Jika tidak makan daging, baiklah kita makan ikan. Fakta: sejak 1900, kita telah menguras ikan di laut dari Kutub Utara hingga Kutub Selatan dengan angka fantastis, banyak spesies berpotensi berkurang hingga 90%.  Industri perikanan telah benar-benar menghancurkan satwa laut dan menyebabkan kesia-siaan, karena banyak dari hasil tangkapan ternyata terbuang. Jangan lupa pula bahwa laut menjadi buangan akhir dari limbah manusia, penuh polutan. Polutan yang terakumulasi di daging ikan dapat mencapai 9 juta kali dari kadar polutan di air tempatnya hidup, dan menurut Centers for Disease Control and Prevention, 325.000 orang sakit dan meninggal setiap tahun karena mengonsumsi ikan dan hewan laut lainnya yang telah terkontaminasi.
· Menu nabati dapat membuat orang-orang bodoh. Fakta: ini mitos bercanda karena kenyataan menunjukkan para pemikir banyak menganut menu nabati seperti Phytagoras (terkenal dengan diet nabati phytagorean), Socrates, Plato, Isaac Newton, Leonardo da Vinci, Albert Einstein, Charles Darwin dan masih banyak lagi. Para cerdik pandai sudah lama tahu bahwa makan daging tidaklah alami.
· Makan daging adalah pilihan asasi yang tidak akan dapat dinilai benar/salah. Fakta: ‘pilihan’ akan menjadi pilihan ketika tidak ada konsekuensi negatif bagi diri sendiri atau orang lain. Merokok, misalnya, adalah ‘pilihan salah’ karena rokok terbukti mengandung racun yang merusak diri sendiri dan mengganggu orang di sekitar perokok. Pelarangan merokok di tempat umum telah diatur dalam undang-undang. Konsumsi daging menimbulkan industri daging yang sangat merusak lingkungan yang tidak hanya akan ditanggung oleh para pemakan daging namun juga mereka yang tidak makan daging. Mereka yang disebut belakangan ini berhak untuk memperoleh jaminan akan lingkungan yang baik. MEAT! Now, it’s not personal! But like it or not, meat eating is becoming a problem for everyone on the planet.
· Makan daging tak berlemak itu sehat. Fakta: daging memiliki prekursor asam, salah satu pembeda protein hewani dan nabati. Sumber hewani dapat meningkatkan pembuangan (ekskresi) kalsium dalam urin. Sumber hewani baik tak berlemak maupun berlemak bukan sumber makanan yang dibutuhkan tubuh.(Deborah E Sellmeyer, Katie L Stone, Anthony Sebastian, and Steven R Cumming, “A High Ratio of Dietary Animal to Vegetable Protein Increases the Rate of Bone Loss and The Risk of Fracture in Postmenopausal Women”, Am J Clin Nutr 2001 73: 118-122) 
· Hubungan konsumsi daging dengan krisis energi, kerusakan alam, dan pemanasan global adalah akal-akalan aliran vegetarian. Fakta: mungkin memang benar bahwa kaum vegetarian bersemangat memakai isu hubungan antara makan daging (peternakan) dengan krisis energi, kerusakan lingkungan dan global warming. Namun, koneksi itu didukung oleh hasil-hasil penelitian organisasi-organisasi prestitisius seperti NASA dan FAO yang sama sekali tidak ada urusan dengan vegetarian.
· Daging lebih sedikit mengandung pestisida dibandingkan dengan sayuran, jadi lebih aman. Fakta: daging justru mengandung lebih banyak racun daripada sayuran. Menurut Harvey Diamond, kandungan pestisida pada makanan hewani adalah 9 kali lebih tinggi dibanding dalam sayur dan buah.
Tidak seperti anggapan umum, ternyata daging mengandung lebih banyak residu pestisida dibanding sayuran. (P E Cornellussen, “Pesticide Residues in Total Diet”, Pesticides Monitoring Journal, 2:140-152, 1969 dalam John Robbins, (a), h.317)
· Kalau tidak ada kotoran ternak, pupuk organik tidak dapat dibuat. Fakta: pupuk organik dapat dibuat dari limbah dapur dan dedaunan. Untuk sawah, misalnya, pola tanam pad -padi - palawija sangat baik karena menjaga tanah cukup zat hara.
· Kalau industri peternakan merusak, maka kita dapat makan daging hewan yang berkeliaran di halaman. Fakta: jelas jumlah hewan yang berkembang biak alami, seperti ayam kampung yang kita biarkan berbiak alami di pekarangan kita, tidak akan mencukupi sehingga, lagi-lagi, akan mendorong industri peternakan.
· Berhenti makan daging dan menjadi pemakan tumbuhan tidak membebaskan manusia dari membunuh, karena tumbuhan juga kehidupan. Fakta: sejak awal evolusinya manusia menjadi bagian dalam sistem kehidupan bumi dan tanamanlah yang menjadi sumber makanan alami mereka. Struktur tubuh manusia disiapkan sebagai pemakan tumbuhan. Ketika manusia beralih ke menu daging (bukan menu alami mereka) maka mulailah penyakit kanker dan kardio-vaskular menghebat.
· Perikanan darat paling cocok dan aman untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia. Fakta: perikanan darat memberi dampak negatif kepada lingkungan seperti perebutan dan pencemaran air, gangguan biodiversitas, bahkan masalah tanah. Dampak tersebut tidak akan terlihat bila kita tidak melihat secara sistem.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Vegetarian Dan Usaha Mencegah Global Warming

 Mungkin kita tak asing lagi mendengar atau tahu maksud dari global warming, lalu apa kaitannya dengan vegetarian. Lha itu ayo kita cari bersama-sama. Banyak alasan seseorang menjadi Vegetarian, mulai dari Karena Ia seorang penyayang binatang (Animal’s Sake), Hidup lebih berwarna seperti sayuran dan bauh-buahan yang warna-warni.

Alasan lain seseorang jadi vegetarian adalah ingin hidup/sehat lebih lama, berat badannya stabil, hemat. Mungkin itu adalah manfaat yang dapat segera dirasaka oleh Vegetarian, tapi secara tidak langsung seoarang vegetarian juga ikut mencegah pemanasan global. Mungkin diantatar kalian ada yang berpikir kenapa demikian, mengapa Vegetarian dapat mencegah pemanasan global? Bukankah Vegetarian suka makan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yang juga berarti merusak tanaman yang akhirnya menyebabakan global warming.

Jangan kamu kaget atau tertawa karen seperti di kutip dari seberapa kamu tahu? Fakta yang diungkap FAO tahun 2006 menjelaskan bahwa daging merupakan komoditi penghasil emisi karbondioksida paling tinggi (20%). Ini bahkan melampaui jumlah emisi gabungan dari semua kendaraan di dunia. Kok bisa? Ternyata industri ternak telah menghasilkan 9% racun karbondioksida, 65% nitrooksida, dan 37% gas metana. Selain itu, industri ternak juga memerlukan banyak energi untuk mengubah ternak menjadi daging siap konsumsi. Untuk memproduksi 1 kg daging saja misalnya, dihasilkan emisi karbondioksida 36,4 kilo.

Selain itu Vegetarian juga dapat menghemat energi, di mana saat ini atau yang akan datang energi menjadi sangat mahal dan semakin banyak energi yang digunakan maka akan juga menyumbang untuk pemanasan global (global warming). Masih dari seberapa kamu tahu? Saat ini krisis energi dan pangan merebak ke seantero muka bumi. Ingin hemat energi? Salah satunya dengan menjadi vegetarian atau setidaknya kurangi sumber makanan hewani. Seperti dijelaskan di atas, bahan makanan hewani membutuhkan lebih banyak konsumsi energi dalam produksi dan suplainya dibanding makanan nabati. Menurut U.S. Geological Survey, untuk membuat satu tangkup hamburger, misalnya membutuhkan setidaknya 1.300 galon air. Jadi, tidak heran jika produk pangan hewani dan junk food memerlukan lebih banyak energi dibanding dengan mengolah sayuran, buah dan beras.

Perlu juga diketahui apa yang dimaksud dengan vegetaria?
Vegetarian adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengkonsumsi makanan yang berasal dari mahluk hidup seperti daging, unggas, ikan atau hasil olahannya.

Istilah Vegetarian sendiri diciptakan pada tahun 1847. Pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September tahun itu oleh Joseph Brotherton dan lain-lain, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari Vegetarian Society Inggris.

Kata ini berasal dari bahasa Latin vegetus, yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubungkan dengan 'vegetable-arian' - mitos manusia yang diimajinasikan hidup seluruhnya dari sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah, biji-bijian, dan sebagainya!)

Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai 'Pythagorean' atau mengikuti 'Sistem Pythagorean', sesuai dengan Pythagoras 'vegetarian' dari Yunani kuno.

Definisi asli dari 'vegetarian' adalah dengan atau tanpa telur atau produk dairy dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan vegetarian di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediteranian klasik, sebagai contoh Pythagoras. Dikutip dari wikipedia

Untuk kamu yang seorang vegetarian dapat mengunjungi website http://www.ivs-online.org/v2/index.php. Yaitu IVS (Indonesia Vegetarian Society) adalah organisasi vegetarian Indonesia yang bersifat nirlaba, yang berdiri di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 1998. IVS telah terdaftar menjadi anggota International Vegetarian Union sejak tahun 1999. IVS didirikan dengan tujuan sebagai organisasi untuk :

* Menyebarluaskan informasi seputar kehidupan vegetarian di Indonesia
* Mengembangkan cinta kasih universal dan menyelamatkan kehidupan dunia melalui vegetarianisme

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments1

15 Keuntungan menjadi Vegan / Vegetarian

1. Umur anda lebih panjang

Kesimpulan hasil penelitian tim dari Loma Linda University, AS,menyebutkan : dibanding para penyantap daging, pelaku vegetarian hidup 15 tahun lebih lama.
Kalau dibandingkan para vegan, renggang hidup pelaku vegetarian lebih panjang 7 tahun. Penganut vegan sama sekali tidak makan daging dan bahan hewani apapun, termasuk bahan non-daging yang didapat tanpa membunuh seperti telur, susu, keju, yogurt. Sementara para pelaku vegetarian masih menyantap bahan hewani non-daging.
Hasil penelitian tersebut diperkuat beberapa kesimpulan hasil penelitian serupa lainnya. China Health Project menemukan bahwa orang-orang China yang memakan lemak hewani paling sedikit memiliki risiko paling kecil mengidap kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif kronis lain seperti kencing manis. Penelitian lain dilakukan di Inggris selama 12 tahun, melibatkan 6000 vegetarian dan 5000 pemakan daging. Hasilnya, pelaku vegetarian yang meninggal karena kanker 40% lebih rendah daripada pemakan daging, sedangkan yang meninggal karena penyakit lain 20% lebih rendah.

2. Kesehatan jantung anda terjaga
Kematian akibat penyakit jantung semakin meningkat, demikian pula dinegara kita. Sama dengan di AS, di Indonesia pun penyakit jantung sudah menjadi pembunuh nomor satu. Hal ini disebabkan antara lain pola makan yang salah, meningkatnya kadar kolesterol darah, kurang gerak badan, dan stres.
Dari sebuah penelitian diketahui bahwa anak-anak berumur 5 tahun yang dibesarkan dengan banyak menghabiskan makanan cepat saji (fast food)dan makanan miskin gizi (junk food) menampakkan tanda-tanda dini terkena penyakit jantung. Tim peneliti dari Lousiana University, AS,memperoleh data satu dari sembilan wanita berusia 45-65 tahun menderita penyakit jantung. Saat ini rata-rata pria AS pemakan daging berpeluang 50% meninggal akibat penyakit jantung. Risiko ini akan turun menjadi 15% jika mereka berhenti makan daging, dan risiko hanya tinggal 4% jika mereka berhenti makan daging, telur, dan produk olahan hewani.

3. Anda jauh dari ancaman kanker
Salah satu hasil penelitian Harvard Nurses Health Study menyebutkan daging diduga keras berhubungan dengan kanker payudara. The National Cancer Institute mengatakan wanita yang setiap hari menyantap daging berpeluang empat kali lebih besar terkena kanker payudara dibanding yang tidak makan daging setiap hari. Sebaliknya risiko mengidap kanker pada wanita yang melahap sayuran setiap hari berkurang 20-30%.
Studi lain yang dilakukan di Jerman menyimpulkan sistem kekebalan tubuh kaum vegetarian lebih efektif membunuh sel tumor daripada sistem kekebalan tubuh para pemakan daging. Sayur mayur melindungi merekadari kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker kulit. David Pumantel, seorang ekologis, menyatakan rata-rata orang AS umumnya pemakan segalanya dan bukan vegetarian, mengkonsumsi 112 gram protein per hari, dua kali anjuran kecukupan National Academy of Science. Hal ini bisa menimbulkan kanker dan stres pada sistem saluran kencing. Protein berlebihan juga berakibat meningkatkan risiko kardiovaskuler (gangguan pembuluh jantung), terutama karena makanan padat protein umumnya juga cukup banyak mengandung lemak, contohnya daging dan ayam.

4. Tubuh anda menjadi langsing.
Pada umumnya pelaku vegetarian bertubuh lebih langsing daripada pemakan daging. Alasannya, sayuran yang kaya protein seperti taoge,kacang merah segar, bayam merah, daun singkong, daun kacang panjang,mengandung lemak dan kalori lebih rendah daripada standar dari diet. Tak heran jika pelaku vegetarian pun jarang terkena penyakit yang berhubungan dengan kelebihan berat badan seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan kencing manis (diabetes mellitus).

5. Timbunan racun dalam tubuh anda akan terkuras
Tidak makan daging membantu membersihkan racun dalam tubuh, yang dapat menimbulkan penyakit. Contohnya : polusi lingkungan maupun bahan tambahan makanan (food additives) seperti zat pengawet, zat pewarna,dan pemanis sintetis. Jika anda hendak memulai program detoksifikasi, langkah pertama adalah mengganti daging dan produk hewani lainnya dengan buah dan sayuran,berikut jus buah maupun jus sayuran. Bahan-bahan tersebut mengandung zat fitokimia yang membantu menghilangkan racun secara alami.

6. Anda melindungi tubuh dari pencemaran
Diduga hampir 95% residu pestisida dari makanan kita datang dari daging, produk hewani lainnya, dan ikan. Terutama ikan mengandung zat pemicu kanker (dari semprotan pestisida pertanian yang larut di dalam air, seperti DDT dan PCB) dan logam berat (merkuri, arsen, timbal,kadmium). Jaringan lemak dalam ikan, juga bahan pangan hewani lainnya mengikat racun-racun tersebut sehingga sulit terkikis, meskipun ikan telah dicuci, dibekukan, bahkan dimasak. Daging dan produk hewani lainnya (dairy products) juga mengandung steroid dan hormon. Membatasi bahan makanan hewani berarti meminimumkan masuknya zat pencemar ke dalam tubuh.

7. Anda terlindungi dari penyakit yang ditularkan melalui makanan
The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menduga hampir 80 juta orang AS setiap tahun terkena penyakit yang ditularkan melalui makanan, 9000 diantaranya meninggal. Menurut The Center for Science,25% dari semua ayam yang dijual di AS mengandung bakteri salmonela,sedangkan CDC menduga 70-90% ayam mengandung bakteri kampilobakter(beberapa strain dari bakteri tersebut kebal terhadap antibodi). Dengan kata lain, menjadi vegetarian akan menjauhkan anda dari ancaman tersebut.

8. Tulang anda akan semakin kokoh
Penurunan masa tulang pada wanita vegetarian berumur 65 tahun sebesar 18%, sedangkan pada wanita non vegetarian dua kali lebih besar. Para peneliti mendapatkan kesimpulan tersebut berdasarkan penelitian terhadap konsumsi kelebihan protein. Rata-rata wanita AS mengkonsumsi protein 144% dari anjuran kecukupan, sedangkan prianya mengkonsumsi 175%. Kelebihan protein mengganggu penyerapan dan retensi kalsium, sehingga mendorong tubuh menguras kalsium yang dapat mengakibatkan penyakit rapuh tulang (osteoporosis). Protein hewani, termasuk susu, menyebabkan darah bersifat asam. Guna mengimbangi keadaan tersebut,tubuh mencuri simpanan kalsium dalam tulang. Pengurangan simpanan kalsium tulang menjadikan kepadatan tulang berkurang, sehingga menjadi rapuh. Tanpa perlu bergantung pada susu, para pelaku vegetarian dapat memperoleh kalsium dari bahan makanan lain kaya kalsium, seperti sayuran hijau (bayam, daun katuk, daun pepaya, daun singkong,brokoli), sayuran polong (kacang panjang, buncis, kecipir), dan kacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, kedelai,tempe, tahu).

9. Anda selalu lancar `ke belakang’
Mengkonsumsi banyak sayuran berarti mengkonsumsi banyak serat yang berfungsi membantu mendorong sampah makanan keluar dari tubuh. Disebutkan dalam kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan di suatu rumah sakit di Harvard dan Brigham, AS, orang-orang yang mengkonsumsi banyak serat karena banyak makan sayur jarang mengalami sembelit, penyakit wasir (hemorrhoid), dan gangguan usus.

10. Anda tidak menderita sakit punggung
Sakit punggung dapat disebabkan adanya gangguan pada pembuluh arteri,ungkap Neil Barnard, MD, penulis buku Foods that Fight Pain. Ia katakan juga dengan mengkonsumsi makanan nabati, pembuluh arteri menjadi bersih dari endapan kolesterol. Kelebihan kolesterol mengakibatkan penyumbatan, yang dapat menimbulkan stroke dan serangan penyakit jantung koroner. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan berasal dari tanaman dapat mempertahankan kesehatan punggung anda.

11. Hidangan anda lebih menambat minat
Masakan dari daging, ayam, dan ikan, cenderung berwarna beige sampai kecoklatan, sehingga tampak senada dan monoton. Berbeda dengan warna sayuran dan buah, jauh lebih banyak variasinya sampai boleh dikatakan seperti pelangi. Warna-warni ini memperkaya penampilan hidangan,sehingga makanan makin menerbitkan selera. Pigmen warna-warni sayuran dan buah-buahan mengandung zat fitokimia yang dapat memerangi penyakit. Menyantap bahan-bahan makanan nabati yang berwarna-warni berarti anda telah memakan beragam bahan alami pemacu sistem kekebalan tubuh dan penangkis berbagai bibit penyakit.

12. Anda terbebas dari gangguan hot flash ketika menjelang menopause
Saat menjelang menopause (perimenopause), wanita mengalami kemerosotan produksi hormon estrogen. Kondisi ini mengakibatkan gangguan fisik dan mental, misalnya mudah lelah, berat badan naik, sulit tidur, timbulnya semburan panas yang terasa di dada (hot flash), perasaan tidak nyaman,mudah marah, dan gangguan depresi lainnya. Beberapa jenis sayuran, biji-bijian (kenari, almon), dan kacang-kacangan terutama kedelai kaya hormon estrogen alamifito estrogen, yang dapat menormalkan kembali kadar hormon kewanitaan. Dengan menjadi vegetarian, anda akan terhindar dari gangguan umum menjelang menopause, setidaknya mengurangi gangguan-gangguan tersebut.

13. Pengeluaran anda lebih hemat
Makanan hewani pada umumnya lebih mahal dibandingkan dengan bahan makanan nabati. Karena itu, mengganti daging, ayam, ikan, dan produk hewani lainnya dengan sayur dan buah dapat menghemat pengeluaran sehari-hari. Tentu saja bukan sayuran dan buah-buahan impor yang harus anda beli, karena harganya cukup mahal. Sayur dan buah lokal variasinya cukup banyak dengan harga terjangkau oleh masyarakat pada umumnya. Mengganti makanan hewani dengan makanan nabati tidak berarti mengurangi zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Yang penting, setiap kali menyusun hidangan selalu perhatikan kecukupan gizinya, di samping pemilihan bahan dan jenis makanan yang akan dihidangkan. Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan komposisi warna makanan anda :hijau, putih, kuning-jingga, merah-ungu, coklat.

14. Anda menjadi teladan bagi anak anda
Anak-anak mempunyai kebiasaan makan seperti kebiasaan orang tuanya. Apabila orang tua, terutama ibu, selalu menyediakan makanan sehat, bergizi, dan dari bahan-bahan alami, maka anak akan menyenangi makanan-makanan tersebut. Sebaliknya, apabila anak dibiasakan menyantap makanan cepat saji, seperti hamburger atau hot dogs, anak-anak akan lebih menyukai makanan-makanan tersebut dibanding makanan alami yang sebenarnya lebih sehat. Sering kita jumpai anak-anak tidak menyukai makan sayur. Hal ini disebabkan orang tua tidak membiasakan mereka makan sayur pada anak-anak. Memasak sendiri makanan untuk konsumsi keluarga sehari-hari selain lebih segar, lebih bervariasi, dan lebih murah, juga tidak banyak mengandung food additives, yang dalam jangka panjang dapat mengganggu kesehatan.

15. Makanan terasa lebih enak
Sayuran merupakan bahan makanan yang dapat diolah menjadi bermacam-macam masakan yang menarik dengan warna, tekstur, dan rasa yang beragam pula. Demikian pernyataan Deborah Madison, pendiri Green Restaurant di San Fransisco dan penulis buku Vegetarian Cooking for Everyone. Memperkaya variasi masakan dari sayur mayur memungkinkan anda menyajikan makanan/ masakan yang rasanya lebih lezat. Apalagi kalau mengingat orang Indonesia umumnya bukan pemakan daging, tapi lebih bisa menikmati masakan dari sayuran dan makanan nabati lainnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Apa Tipe Vegetarian Anda?

Apa Tipe Vegetarian Anda?

Mengapa ada orang yang mau menjadi vegetarian? Jika Anda adalah pecinta daging tentu Anda akan bingung ada orang yang mau tidak menikmati daging seumur hidupnya. Jadi apa sih sebenarnya dasar pemikiran vegetarian?

Makan daging tidak bermoral
Mengapa membunuh dan memakan manusia itu dianggap salah, tetapi tidak jika membunuh dan memakan hewan.Pernyataan itu adalah salah satu alasan mengapa para vegetarian tidak memakan daging. Mereka ingin membuat pernyataan bahwa akan selalu salah membunuh hewan hanya dengan tujuan untuk dinikmati, terlepas dari jenis hewan apa yang dimakan. Mereka menganggap para pemakan daging menerapkan standar ganda. Jika Anda menganggap membunuh dan memakan manusia adalah sesuatu yang salah maka membunuh dan memakan makhluk yang hidup juga adalah perbuatan yang salah.

Hal lain yang menjadikan seorang menjadi veetarian adalah tindakan kejam yang terjadi di peternakan yang sering kali berwujud seperti pabrik yang memproduksi hewan secara massal. Hewan yang di peternakan (misalnya ayam) bahkan tidak pernah melihat langit. Mereka hanya melihat ribuan ekor ayam yang ada di sekitarnya. Kaum vegetarian memandang ini sebagai tindakan yang kejam dalam memperlakukan makhluk hidup.

Meski begitu, tak semua produk hewani ditolak vegetarian. Ada penganut vegetarian yang masih mau memakan susu sapi, telur ayam atau memakai pakaian kulit.

Macam-Macam Vegetarian
Vegetarian ternyata terdiri dari beberapa macam, yaitu:

* Vegetarian murni: orang yang menerapkan pola makan yang hanya berasal dari tumbuhan. Mereka menghindari segala bentuk daging dan produk hewan lainnya seperti telur dan susu.
* Lacto-vegetarian:orang yang menerapkan pola makan produk tumbuhan plus produk susu.
* lacto-ovovetarian:orang yang menerapkan pola makan yang terdiri dari produk tumbuhan dengan tambahan ayam atau ikan, susu, dan telur. Yang mereka hindari adalah daging merah.
* Vegan:orang-orang ini selain hanya menerapkan pola makan yang menghindari semua produk hewani juga menghindari memakai segala sesuatu yang dihasilkan oleh binatang seperti sepatu kulit, sutra, dan lainnya.

Asupan Nutrisi Vegetarian
Menurut The American Dietetic Association pola makan vegetarian ternyata mencukupi bagi kebutuhan asupan nutrisi. Meski begitu, anak-anak atau remaja yang ingin menerapkan pola makan vegetarian membutuhkan perencanaan khusus. Soalnya ada zat-zat gizi tertentu yang sulit didapatkan jika menganut pola makan menghindari daging. Zat-zat gizi yang agak sulit ditemukan dalam pola makan vegetarian adalah protein, vitamin B12, vitamin D, riboflavin, kalsium, seng dan zat besi.

Jika penganut vegetarian tidak bisa mendapatkan zat gizi dalam makanan, bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung zat gizi tertentu.

Sumber: Majalah Nirmala

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Fakta Menarik Dari Vegetarian

By santshine On 09/02/2011 Leave a CommentIn 4 Sehat 5 Sempurna

BEBAS WABAH HEWAN

Masih ingat kan wabah dari hewan yang sempat heboh? Nah, menjadi vegetarian membuat kita bebas dari flu burung atau penyakit sapi gila. Kita juga nggak perlu khawatir dengan kadar kolesterol dalam darah. Soalnya daging dan semua makanan dari hewanlah yang mengandung kolesterol. Menjadi vegetarian akan membuat kita relatif bisa menjaga kolesterol dalam darah.

EFEK SAMPING?

Sebenarnya, struktur organ pencernaan manusia cocok untuk memakan daging dan tumbuhan. Bukan hanya gigi kita yang terdiri atas taring dan seri, tapi juga seluruh enzim ditubuh kita mampu mengolah makanan dari hewan dan tumbuhan. Meskipun demikian, tubuh kita juga bisa untuk gaya hidup vegetarian. Tapi ada juga yang tidak cocok menjadi vegearian, misalnya jadi berjerawat.

KURANGI PROTEIN : BAHAYA!

Manusia membutuhkan gizi berimbang dalam nutrisinya. Jika kita kekurangan protein, bisa menyebabkan rambut kita rontok, kulit tidak bercahaya dan mudah sakit. Untuk itulah vegetarian harus makan cukup kacang-kacangan yang merupakan sumber protein – termasuk tahu dan tempe juga.

TIDAK MURNI

Menjadi vegetarian tidak harus serta merta putus hubungan dengan makanan dari hewan. Kita bisa juga memilih menjadi laktovegetarian (vegetarian yang masih minum susu) atau ovovegetarian (masih boleh makan telur). Nah, untuk para ovo dan lakto vegetarian, bisa memperoleh protein dari susu dan telur.

SEIMBANG

Menjadi vegetarian bukan jaminan kita jadi kurus. Sebaliknya, kita justru bisa banget menggemuk jika banyak makan karbohidrat seperti tepung, mie, spaghetti, pasta, apalagi kalau cara masaknya dengan digoreng. Minyak mengandung trigliserid yang dalam jumlah banyak akan diubah menjadi lemak dalam tubuh. Seseorang bisa menjadi obesitas atau menderita gula darah karenanya.” ujar Dr. Grace.

AMAN

Langsung menjadi vegetarian? Nggak masalah. Selama tidak kekurangan protein, menurut Dr. Grace, tubuh kita tidak akan berontak atau bereaksi macam-macam. Justru kitalah yang kaget karena tidak bisa makan yang biasanya kita nikmati.

PENGEN KURUS

Pengen kurus bukan alasan tepat menjadi vegetarian. Tapi jika karena kadar koleterol dalam darah tinggi, itu adalah alasan yang tepat. Mengapa begitu, karena menjadi vegetarian tidak berarti boleh makan sembarangan juga. Jika vegetarian tapi makannya empek-empek, bakwan goreng, tempe goreng, mendoan, pisang goreng, dan semuanya masih goreng-gorengan, malah bisa menyebabkan gendut.

MITOS AWET MUDA

Percaya bahwa vegetarian menjadikan kita awet muda dan cantik? Ternya, hal itu masih kontroversial karena masih tergantung pada pola makan seseorang. Memang mengkonsumsi kedelai akan menyebabkan banyaknya fitoestrogen yaitu zat yang bisa berlaku seperti estrogen pada tubuh yang membuat kulit menjadi halus mulus, bebas jerawat dan minim rambut halus di kulit. Ditambah lagi dengan banyak makan buah dan sayur yang mengandung antioksidan pun Sangat baik bagi tubuh. Polusi dan asap rokok masuk kedalam tubuh kita dan menjadi radikal bebas. Nah, antioksidan dapat mengikat radikal bebas tersebut. Namun, tanpa menjadi vegetarian pun, kita tetap bisa memperoleh banyak antioksidan, asal rajin mengonsumsi sayur dan buah segar. Cara masaknyapun harus diperhatikan, boleh ditumis, jangan disantan. Pisang boleh, tapi jangan pisang goreng. Minyak yang buruk juga radikal bebas.

ASUPAN TAMBAHAN

Yang ditakutkan dari seorang vegetarian bukanlah kekurangan vitamin, melainkan kekurangan protein. Karena itu, mereka butuh tambahan whey protein dan biji-bijian. Untuk mencukupi kebutuhan protein, kita bisa berpatokan pada piramida makanan yang dikeluarkan oleh WHO. Untuk mudahnya, seorang vegetarian harus makan tiga kali sehari, pagi, siang, dan malam. Setiap kali makan, setengah dari porsi makanan harus merupakan protein. Bisa dari kacang merah, kacang kedelai, tahu, tempe atau telur, dan keju

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Email Arikel ini ke Teman Anda [refer this page to friends]
Bookmark and Share

Kebiasaan makan tertanam sejak kita masih kecil. Memilih untuk menjadi vegetarian dapat memberikan anak kita dan seluruh keluarga kita kesempatan untuk menikmati berbagai macam nutrisi makanan yang baik.

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola makanan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan akan tumbuh dengan berat badan yang ideal dan sehat, bahkan hidup lebih lama dibandingkan teman-temannya yang mengonsumi daging. Mengambil nutrisi makanan dari tumbuh-tumbuhan lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan hewani yang memiliki lemak jenuh, kolesterol, dan beberapa nutrisi yang tidak bisa didapat dari makanan nabati. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh banyak dimiliki oleh tumbuhan yang dapat memberikan energi, protein, dan beberapa nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh seperti serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan phytochemical.

Nutrisi yang Sempurna bagi Anak-anak

Pola makan vegetarian memberikan nutrisi yang sempurna bagi semua kalangan, dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa. Tentu, nutrisi terbaik yang diperlukan untuk bayi berasal dari susu ibu. Itu merupakan cara yang alami dimana ibu menyusui bayi untuk memberikan kekebalan bagi tubuh mereka.

Para dokter menyarankan untuk mengenalkan makanan padat ketika mereka telah berusia setengah tahun. Makanan yang pantas untuk diberikan adalah makanan yang lembut seperti bubur, sereal, buah yang sudah dihaluskan, dan sayur yang sudah dimasak. Dengan kesempatan mencoba memberi makanan vegetarian bagi mereka, para anak remaja dan anak-anak biasanya akan menikmati berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan—dan terlebih lagi jika mereka sedang masa pertumbuhan. Pada usia sekolah, anak-anak biasanya berantusias untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara memasaknya, mendatangi para petani, dan berkebun. Para remaja yang tumbuh dengan vegetarian lebih mudah mengatur kesehatannya dengan berat badan yang seimbang serta mengurangi masalah seperti jerawat, alergi, dan masalah gastrointestinal dibandingkan dengan teman sebayanya.

Beberapa studi mengatakan bahwa pertumbuhan anak vegetarian lebih lambat dibandingkan dengan non vegetarian—dengan kata lain, anak vegetarian tumbuh lebih lambat sedikit pada awalnya, tetapi mereka akan tumbuh juga nantinya. Akhirnya tinggi dan berat bagi anak vegetarian seimbang dengan anak yang mengonsumsi daging. Yang menarik, memberi bayi dengan susu ibu dapat memperlambat pertumbuhannya dibandingkan dengan susu botol. Sesuatu yang kurang cepat berkembang pada tahun-tahun-tahun awal diperkirakan akan menurunkan risiko penyakit di kelangsungan hidup nantinya.

Ternyata, pola makan hewani yang mengandung protein tinggi seperti daging, telur, dan produk susu dapat mengurangi waktu pubersitas, seperti yang telah tertera pada 2000 studi di Sekolah Harvard dari Kesehatan Publik yang hasilnya mengatakan bahwa anak perempuan yang mengonsumsi protein tinggi mengalami masa pubernya lebih cepat antara 3 hingga 8 tahun bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi protein dari sayuran.

Hasil studi di Boston pada tahun 1980 melakukan penelitian terhadap IQ dari anak vegetarian. Beberapa anak mengikuti pola makan makrobiotik, beberapa dari mereka adalah anggota dari Advent (pengikutnya biasa mengonsumsi pola makan nabati), dan sisanya adalah keluarga yang sering melakukan pola makan vegetarian. Di dalam tes kepintaran, hasil tes mereka biasanya di atas rata-rata, di atas sekitar 116. Sekarang, pola makan vegetarian berhubungan dengan kepintaran. Biasa, keluarga vegetarian lebih terpelajar dibandingkan rata-rata keluarga pemakan daging. Tetapi pendidikan orang tua walau bagaimanapun mempunyai efek yang lebih besar daripada pola makan. Jadi, penelitian ini seharusnya dapat menenangkan hati orang tua vegetarian yang ingin tahu apakah produk hewani dibutuhkan oleh perkembangan otak. Jawabannya sudah jelas: Tidak.

Mungkin hal terpenting yang berhubungan dengan makanan anak-anak adalah: hidup panjang karena pola makan sejak usia muda. Anak-anak yang biasa mengonsumsi nugget ayam, daging babi, dan kentang goreng hari ini biasanya menjadi penderita kanker, hati, dan diabetes di hari yang akan datang. Anak-anak yang tumbuh dengan pola makan biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buhan, dan polong-polongan mempunyai risiko yang kecil terhadap penyakit hati, stroke, diabetes, kanker, dan kegemukan yang telah menjadi hal umum di Amerika. Maka dari itu, mereka juga ingin hidup lebih lama.

Kebutuhan Nutrisi

Karbohidrat kompleks banyak ditemukan di padi-padian, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran yang memberikan energi yang cukup bagi anak-anak aktif. Tambahkan dengan beras merah, roti, pasta gandum, gandum giling, dan jagung, termasuk butir padi yang kurang terkenal seperti barley, quinoa, millet dan lain-lain dapat menambah serat dan nutrisi pada pola makan anak-anak. Selain itu, menjauhi anak-anak dari permen, minuman manis, produk siap saji, dan sereal yang sangat manis dapat membantu mereka mencegah nafsu makan yang terlalu tinggi yang dapat meningkatkan berat badan yang tidak diinginkan.

Umumnya, anak-anak membutuhkan protein untuk pertumbuhannya, tetapi sebenarnya mereka tidak membutuhkan protein tinggi yang berasal dari produk hewani. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa variasi menu padi-padian, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan juga dapat memberikan protein yang tinggi. “Kekurangan Protein” biasa dikhawatirkan oleh orang tua di negara-negara miskin dan kesediaan pangannya sedikit. Kekurangan protein benar-benar tidak terjadi pada pola makan nabati.

Anak-anak yang masih kecil membutuhkan sedikit lebih banyak asupan lemak daripada orang dewasa. Sumber lemak yang sehat di antaranya berasal dari produk kedelai, buah alpukat, dan mentaga kacang. "Hot dog" kedelai, mentega kacang, sandwich jeli, burger vegie berbumbu, dan potongan alpukat di dalam salad, sebagai contoh, sangatlah umum. Namun kebutuhan lemak dalam pola makan seharusnya tidak diperlukan terlalu banyak. Anak-anak Amerika banyak yang memiliki lapisan berlemak di arteri mereka -- awal dari penyakit jantung -- sebelum mereka tamat SMA. Sebaliknya, anak-anak Jepang tumbuh dengan pola makan tradisional yang rendah lemak selanjutnya lebih sedikit bermasalah dengan diabetes, sakit jantung, obesitas, dan penyakit kronis lainnya.

Para orang tua ingin memastikan bahwa pola makan anak-anak mereka mengandung sumber vitamin B12 yang dibutuhkan untuk kesehatan darah dan fungsi syaraf. Kekurangan jarang terjadi, namun bila terjadi, sulit untuk dideteksi. Vitamin B12 sangat berlimpah di dalam berbagai sereal komersial, susu kedelai, beras yang diperkaya, dan ragi yang bergizi. Periksa label dengan kata cyanocobalamin atau B12. Anak-anak yang tidak makan produk-produk ini harus mengonsumsi suplemen B12 sebanyak 3 mg atau lebih per hari. Vitamin anak-anak umumnya mengandung B12 lebih dari cukup. Spirulina dan rumput laut bukanlah sumber vitamin B12 yang dapat diandalkan.

Tubuh juga membutuhkan vitamin D, dimana orangtua dan anak-anak senang mengetahui bahwa itu bisa didapat dengan bermain di luar di bawah sinar matahari. Limabelas atau duapuluh menit sinar matahari setiap hari di tangan dan wajah sudah cukup bagi sel kulit tubuh untuk memproduksi vitamin D. Anak-anak di garis lintang dengan sinar matahari sedikit membutuhkan vitamin D dari suplemen multivitamin atau cairan selain susu yang diperkaya.

Untuk kalsium, kacang-kacangan, ara kering, ubi, sayuran hijau, termasuk bayam, kale, brokoli, sawi hijau, dan bit adalah sumber kalsium yang luar biasa. Susu kedelai, susu beras yang diperkaya, dan jus yang diperkaya dengan kalsium memberikan kalsium yang sangat banyak. Sebagai tambahan, memakan banyak buah dan sayuran, tanpa protein hewani, dan membatasi asupan garam membantu tubuh untuk memelihara kalsium.

Anak-anak yang sedang tumbuh juga membutuhkan zat besi yang terkadung dalam berbagai jenis kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau. Vitamin C dalam sayuran dan buah membantu penyerapan zat besi, terutama bila dimakan bersama dengan makanan yang kaya zat besi. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa susu sapi mengandung zat besi yang sangat sedikit dan dapat menyebabkan kehilangan darah ringan, kronis pada pencernaan yang dapat mengurangi zat besi dan menaikkan risiko anemia.

Bayi

Sekali lagi, makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI. Bila menyusui tidak dimungkinkan, susu kedelai formula cukup bernutrisi. Bayi tidak memerlukan susu sapi formula untuk tumbuh. Sebagai tambahan, selain mengandung protein yang mempengaruhi usus yang mengganggu pada banyak anak-anak, susu sapi adalah penyebab umum alergi. Sayangnya, respon kebal terhadap protein susu berpengaruh pada diabetes yang tergantung pada insulin dan bahkan pada Sindrom Kematian Bayi Mendadak. Susu kedelai formula sering digunakan di semua rumah sakit anak-anak, walaupun juga bisa menyebabkan alergi. Susu kedelai yang dijual di toko untuk orang dewasa tidak sama dengan susu kedelai formula bayi, dan tidak memadai untuk bayi.

Bayi tidak membutuhkan makanan lain selain ASI atau susu formula pada setengah tahun pertama, dan mereka seharusnya terus menerima ASI atau formula paling sedikit sepanjang 12 bulan pertama. Bayi yang disusui juga membutuhkan sinar matahari sekitar dua jam dalam seminggu untuk memperoleh vitamin D -- motivator yang baik bagi ibu-ibu untuk kembali berjalan dengan rutin. Beberapa bayi, terutama yang berkulit gelap atau tinggal di iklim berawan, tidak dapat membuat vitamin D dalam jumlah yang cukup, dalam kasus mereka, dibutuhkan suplemen vitamin D.

Saat berusia 5 sampai 6 bulan, atau berat bayi menjadi berlipat, makanan lain bisa ditambahkan pada pola makannya. Dokter anak sering menyarankan untuk mulai dengan sereal yang diperkaya zat besi karena pada usia 4 sampai 6 bulan, persediaan zat besi bayi yang tinggi secara alami sejak lahir, mulai menurun. Tambahkan satu makanan sederhana baru setiap kali, dengan jarak satu sampai dua minggu.

Panduan berikut ini menguraikan rencana yang fleksibel untuk menambahkan makanan pada pola makan bayi Anda.

5 sampai 6 Bulan

Perkenalkan sereal yang kaya besi kepada bayi. Cobalah sereal beras terlebih dahulu yang dicampur dengan sedikit ASI atau susu formula kacang kedelai, karena susu tersebut tidak menyebabkan alergi. Kemudian, berikan sereal gandum atau havermut. Kebanyakan dokter anak menyarankan untuk menunda memberikan gandum hingga anak paling tidak berusia 8 bulan, karena gandum cenderung dapat menimbulkan alergi.

6 sampai 8 Bulan

Perkenalkan sayuran. Kentang, kacang polong, wortel, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang baik. Bahan makanan tersebut harus dimasak hingga seperti bubur.

Perkenalkan buah-buahan. Cobalah pisang dan alpukat yang dihaluskan, atau sari buah pir dan jus apel.

Perkenalkan roti. Hingga usia 8 bulan, kebanyakan bayi bisa makan roti kering, roti, dan sereal kering.

Perkenalkan makanan yang kaya protein. Juga sekitar 8 bulan, bayi mulai dapat mengasup makanan yang tinggi protein seperti tahu atau kacang-kacangan yang dimasak halus.

Anak-anak dan Remaja

Anak-anak membutuhkan kalori dan nutrisi, tetapi perut mereka kecil. Sering-seringlah memberi cemilan kepada anak-anak, dan tambahkan beberapa makanan yang “besar” seperti jus buah dan tepung biji gandum. Bagaimanapun, jus perlu dibatasi karena anak-anak bisa kenyang karena jus, mereka senang manisnya daripada makanan yang lain.

Remaja biasanya memiliki jadwal yang sibuk dan kebutuhan energi yang tinggi. Bekali dengan cemilan pilihan yang lezat dan sehat dan arahkan mereka untuk memilih makanan yang rendah lemak apabila jajan di luar untuk menghindari masalah kelebihan berat badan dan kesehatan. Kebutuhan kalori berbeda dari anak yang satu dengan anak lainnya. Panduan berikut ini adalah panduan umum saja.

Jadwal Makanan Harian bagi Anak-anak dan Remaja

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 4 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 2 – 4 sendok makan sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: ¼ hingga ½ gelas kacang polong, 3 takaran sajian ASI, formula kedelai, susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: ¾ hingga 1 ½ gelas

Usia 5 hingga 6 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 6 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: ¼ gelas sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 1/2 hingga 1 gelas kacang, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 1 hingga 2 gelas

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Biji-bijian utuh, Roti tawar, Sereal: 7 takaran
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 2 takaran sajian kacang polong, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: 3 takaran sajian

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 10 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 3 takaran sajian kacang polong, 2–3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 4 takaran sajian

Pastikan ada tambahan sumber vitamin B12, seperti multivitamin untuk anak-anak atau sereal atau susu kacang yang kaya akan vitamin.

MENU CONTOH

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Sarapan Pagi: Bubur gandum dengan selai apel, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Buncis dan mentega dengan wijen yang ditaburkan pada keripik, pisang, susu kedelai, potongan wortel
*

Makan Malam: Jagung, ubi, sayuran yang direbus, susu kedelai
*

Kudapan: Pir, Cheerios, susu kedelai

Usia 4 hingga 6 Tahun

*

Sarapan Pagi: Sereal biji-bijian dengan pisang dan susu kedelai, jus jeruk
*

Makan Siang: Sandwich salad tahu, jus apel, potongan wortel, Kue gandum
*

Maka Malam: Kacang dengan “hot dog” kedelai, kentang bakar, bayam, susu kedelai, salad buah
*

Kudapan: campuran manisan, roti, susu kedelai

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Sarapan Pagi : Jus pisang dan strawberi, roti panggang dengan mentega almond, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Hearty Chili Mac, salad hijau, roti tawar
*

Makan Malam: Brokoli kukus dengan ragi yang bernutrisi, wortel kukus, kentang oven, apel, susu kedelai
*

Kudapan: Popcorn, buah, es krim kedelai

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Sarapan Pagi: Roti kering dengan mentega apel, pisang, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Kacang burrito dengan selada, tomat, nasi
*

Makan Malam: Brokoli, wortel, jus jeruk, jamur, mentega kacang
*

Kudapan: Wrtel muda, buah

RESEP

Strawberry-Banana Smoothie
Hearty Chili Mac
Bean Burritos
Oatmeal Cookies
Tofu-Egg Salad Sandwich
Apple Crisp
Peanut Butter Spaghetti
Hummus

Kentang Oven

Buat 4 untuk 1 gelas sajian

*

2 buah kentang (sekitar 1 pon)
*

2 sendok teh minyak zaitun
*

1 sendok teh paprika
*

¼ sendok teh garam

Panaskan oven hingga 450 F. Atur piring untuk oven yg berukuran 9 X 13 inci dengan aluminium foil. Balut kentang, tetapi jangan dikuliti. Potong menjadi potongan kecil memanjang atau bulat. Tempatkan di mangkok yang besar dan taburkan minyak, paprika, dan garam. Taburkan kentang dalam lapisan tersendiri di wajan dan oven hingga lembut apabila ditusuk dengan garpu sekitar 30 menit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Pola Makan Vegetarian untuk Anak-anak: Sehat dari Awal

Email Arikel ini ke Teman Anda [refer this page to friends]
Bookmark and Share

Kebiasaan makan tertanam sejak kita masih kecil. Memilih untuk menjadi vegetarian dapat memberikan anak kita dan seluruh keluarga kita kesempatan untuk menikmati berbagai macam nutrisi makanan yang baik.

Anak-anak yang dibesarkan dengan pola makanan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan akan tumbuh dengan berat badan yang ideal dan sehat, bahkan hidup lebih lama dibandingkan teman-temannya yang mengonsumi daging. Mengambil nutrisi makanan dari tumbuh-tumbuhan lebih sehat bila dibandingkan dengan makanan hewani yang memiliki lemak jenuh, kolesterol, dan beberapa nutrisi yang tidak bisa didapat dari makanan nabati. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh banyak dimiliki oleh tumbuhan yang dapat memberikan energi, protein, dan beberapa nutrisi lainnya yang berguna bagi tubuh seperti serat, antioksidan, vitamin, mineral, dan phytochemical.

Nutrisi yang Sempurna bagi Anak-anak

Pola makan vegetarian memberikan nutrisi yang sempurna bagi semua kalangan, dari yang baru lahir sampai yang sudah dewasa. Tentu, nutrisi terbaik yang diperlukan untuk bayi berasal dari susu ibu. Itu merupakan cara yang alami dimana ibu menyusui bayi untuk memberikan kekebalan bagi tubuh mereka.

Para dokter menyarankan untuk mengenalkan makanan padat ketika mereka telah berusia setengah tahun. Makanan yang pantas untuk diberikan adalah makanan yang lembut seperti bubur, sereal, buah yang sudah dihaluskan, dan sayur yang sudah dimasak. Dengan kesempatan mencoba memberi makanan vegetarian bagi mereka, para anak remaja dan anak-anak biasanya akan menikmati berbagai macam buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan—dan terlebih lagi jika mereka sedang masa pertumbuhan. Pada usia sekolah, anak-anak biasanya berantusias untuk mengetahui bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara memasaknya, mendatangi para petani, dan berkebun. Para remaja yang tumbuh dengan vegetarian lebih mudah mengatur kesehatannya dengan berat badan yang seimbang serta mengurangi masalah seperti jerawat, alergi, dan masalah gastrointestinal dibandingkan dengan teman sebayanya.

Beberapa studi mengatakan bahwa pertumbuhan anak vegetarian lebih lambat dibandingkan dengan non vegetarian—dengan kata lain, anak vegetarian tumbuh lebih lambat sedikit pada awalnya, tetapi mereka akan tumbuh juga nantinya. Akhirnya tinggi dan berat bagi anak vegetarian seimbang dengan anak yang mengonsumsi daging. Yang menarik, memberi bayi dengan susu ibu dapat memperlambat pertumbuhannya dibandingkan dengan susu botol. Sesuatu yang kurang cepat berkembang pada tahun-tahun-tahun awal diperkirakan akan menurunkan risiko penyakit di kelangsungan hidup nantinya.

Ternyata, pola makan hewani yang mengandung protein tinggi seperti daging, telur, dan produk susu dapat mengurangi waktu pubersitas, seperti yang telah tertera pada 2000 studi di Sekolah Harvard dari Kesehatan Publik yang hasilnya mengatakan bahwa anak perempuan yang mengonsumsi protein tinggi mengalami masa pubernya lebih cepat antara 3 hingga 8 tahun bila dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi protein dari sayuran.

Hasil studi di Boston pada tahun 1980 melakukan penelitian terhadap IQ dari anak vegetarian. Beberapa anak mengikuti pola makan makrobiotik, beberapa dari mereka adalah anggota dari Advent (pengikutnya biasa mengonsumsi pola makan nabati), dan sisanya adalah keluarga yang sering melakukan pola makan vegetarian. Di dalam tes kepintaran, hasil tes mereka biasanya di atas rata-rata, di atas sekitar 116. Sekarang, pola makan vegetarian berhubungan dengan kepintaran. Biasa, keluarga vegetarian lebih terpelajar dibandingkan rata-rata keluarga pemakan daging. Tetapi pendidikan orang tua walau bagaimanapun mempunyai efek yang lebih besar daripada pola makan. Jadi, penelitian ini seharusnya dapat menenangkan hati orang tua vegetarian yang ingin tahu apakah produk hewani dibutuhkan oleh perkembangan otak. Jawabannya sudah jelas: Tidak.

Mungkin hal terpenting yang berhubungan dengan makanan anak-anak adalah: hidup panjang karena pola makan sejak usia muda. Anak-anak yang biasa mengonsumsi nugget ayam, daging babi, dan kentang goreng hari ini biasanya menjadi penderita kanker, hati, dan diabetes di hari yang akan datang. Anak-anak yang tumbuh dengan pola makan biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buhan, dan polong-polongan mempunyai risiko yang kecil terhadap penyakit hati, stroke, diabetes, kanker, dan kegemukan yang telah menjadi hal umum di Amerika. Maka dari itu, mereka juga ingin hidup lebih lama.

Kebutuhan Nutrisi

Karbohidrat kompleks banyak ditemukan di padi-padian, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran yang memberikan energi yang cukup bagi anak-anak aktif. Tambahkan dengan beras merah, roti, pasta gandum, gandum giling, dan jagung, termasuk butir padi yang kurang terkenal seperti barley, quinoa, millet dan lain-lain dapat menambah serat dan nutrisi pada pola makan anak-anak. Selain itu, menjauhi anak-anak dari permen, minuman manis, produk siap saji, dan sereal yang sangat manis dapat membantu mereka mencegah nafsu makan yang terlalu tinggi yang dapat meningkatkan berat badan yang tidak diinginkan.

Umumnya, anak-anak membutuhkan protein untuk pertumbuhannya, tetapi sebenarnya mereka tidak membutuhkan protein tinggi yang berasal dari produk hewani. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa variasi menu padi-padian, kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan buah-buahan juga dapat memberikan protein yang tinggi. “Kekurangan Protein” biasa dikhawatirkan oleh orang tua di negara-negara miskin dan kesediaan pangannya sedikit. Kekurangan protein benar-benar tidak terjadi pada pola makan nabati.

Anak-anak yang masih kecil membutuhkan sedikit lebih banyak asupan lemak daripada orang dewasa. Sumber lemak yang sehat di antaranya berasal dari produk kedelai, buah alpukat, dan mentaga kacang. "Hot dog" kedelai, mentega kacang, sandwich jeli, burger vegie berbumbu, dan potongan alpukat di dalam salad, sebagai contoh, sangatlah umum. Namun kebutuhan lemak dalam pola makan seharusnya tidak diperlukan terlalu banyak. Anak-anak Amerika banyak yang memiliki lapisan berlemak di arteri mereka -- awal dari penyakit jantung -- sebelum mereka tamat SMA. Sebaliknya, anak-anak Jepang tumbuh dengan pola makan tradisional yang rendah lemak selanjutnya lebih sedikit bermasalah dengan diabetes, sakit jantung, obesitas, dan penyakit kronis lainnya.

Para orang tua ingin memastikan bahwa pola makan anak-anak mereka mengandung sumber vitamin B12 yang dibutuhkan untuk kesehatan darah dan fungsi syaraf. Kekurangan jarang terjadi, namun bila terjadi, sulit untuk dideteksi. Vitamin B12 sangat berlimpah di dalam berbagai sereal komersial, susu kedelai, beras yang diperkaya, dan ragi yang bergizi. Periksa label dengan kata cyanocobalamin atau B12. Anak-anak yang tidak makan produk-produk ini harus mengonsumsi suplemen B12 sebanyak 3 mg atau lebih per hari. Vitamin anak-anak umumnya mengandung B12 lebih dari cukup. Spirulina dan rumput laut bukanlah sumber vitamin B12 yang dapat diandalkan.

Tubuh juga membutuhkan vitamin D, dimana orangtua dan anak-anak senang mengetahui bahwa itu bisa didapat dengan bermain di luar di bawah sinar matahari. Limabelas atau duapuluh menit sinar matahari setiap hari di tangan dan wajah sudah cukup bagi sel kulit tubuh untuk memproduksi vitamin D. Anak-anak di garis lintang dengan sinar matahari sedikit membutuhkan vitamin D dari suplemen multivitamin atau cairan selain susu yang diperkaya.

Untuk kalsium, kacang-kacangan, ara kering, ubi, sayuran hijau, termasuk bayam, kale, brokoli, sawi hijau, dan bit adalah sumber kalsium yang luar biasa. Susu kedelai, susu beras yang diperkaya, dan jus yang diperkaya dengan kalsium memberikan kalsium yang sangat banyak. Sebagai tambahan, memakan banyak buah dan sayuran, tanpa protein hewani, dan membatasi asupan garam membantu tubuh untuk memelihara kalsium.

Anak-anak yang sedang tumbuh juga membutuhkan zat besi yang terkadung dalam berbagai jenis kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau. Vitamin C dalam sayuran dan buah membantu penyerapan zat besi, terutama bila dimakan bersama dengan makanan yang kaya zat besi. Hanya sedikit orang yang tahu bahwa susu sapi mengandung zat besi yang sangat sedikit dan dapat menyebabkan kehilangan darah ringan, kronis pada pencernaan yang dapat mengurangi zat besi dan menaikkan risiko anemia.

Bayi

Sekali lagi, makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI. Bila menyusui tidak dimungkinkan, susu kedelai formula cukup bernutrisi. Bayi tidak memerlukan susu sapi formula untuk tumbuh. Sebagai tambahan, selain mengandung protein yang mempengaruhi usus yang mengganggu pada banyak anak-anak, susu sapi adalah penyebab umum alergi. Sayangnya, respon kebal terhadap protein susu berpengaruh pada diabetes yang tergantung pada insulin dan bahkan pada Sindrom Kematian Bayi Mendadak. Susu kedelai formula sering digunakan di semua rumah sakit anak-anak, walaupun juga bisa menyebabkan alergi. Susu kedelai yang dijual di toko untuk orang dewasa tidak sama dengan susu kedelai formula bayi, dan tidak memadai untuk bayi.

Bayi tidak membutuhkan makanan lain selain ASI atau susu formula pada setengah tahun pertama, dan mereka seharusnya terus menerima ASI atau formula paling sedikit sepanjang 12 bulan pertama. Bayi yang disusui juga membutuhkan sinar matahari sekitar dua jam dalam seminggu untuk memperoleh vitamin D -- motivator yang baik bagi ibu-ibu untuk kembali berjalan dengan rutin. Beberapa bayi, terutama yang berkulit gelap atau tinggal di iklim berawan, tidak dapat membuat vitamin D dalam jumlah yang cukup, dalam kasus mereka, dibutuhkan suplemen vitamin D.

Saat berusia 5 sampai 6 bulan, atau berat bayi menjadi berlipat, makanan lain bisa ditambahkan pada pola makannya. Dokter anak sering menyarankan untuk mulai dengan sereal yang diperkaya zat besi karena pada usia 4 sampai 6 bulan, persediaan zat besi bayi yang tinggi secara alami sejak lahir, mulai menurun. Tambahkan satu makanan sederhana baru setiap kali, dengan jarak satu sampai dua minggu.

Panduan berikut ini menguraikan rencana yang fleksibel untuk menambahkan makanan pada pola makan bayi Anda.

5 sampai 6 Bulan

Perkenalkan sereal yang kaya besi kepada bayi. Cobalah sereal beras terlebih dahulu yang dicampur dengan sedikit ASI atau susu formula kacang kedelai, karena susu tersebut tidak menyebabkan alergi. Kemudian, berikan sereal gandum atau havermut. Kebanyakan dokter anak menyarankan untuk menunda memberikan gandum hingga anak paling tidak berusia 8 bulan, karena gandum cenderung dapat menimbulkan alergi.

6 sampai 8 Bulan

Perkenalkan sayuran. Kentang, kacang polong, wortel, dan kacang-kacangan adalah pilihan yang baik. Bahan makanan tersebut harus dimasak hingga seperti bubur.

Perkenalkan buah-buahan. Cobalah pisang dan alpukat yang dihaluskan, atau sari buah pir dan jus apel.

Perkenalkan roti. Hingga usia 8 bulan, kebanyakan bayi bisa makan roti kering, roti, dan sereal kering.

Perkenalkan makanan yang kaya protein. Juga sekitar 8 bulan, bayi mulai dapat mengasup makanan yang tinggi protein seperti tahu atau kacang-kacangan yang dimasak halus.

Anak-anak dan Remaja

Anak-anak membutuhkan kalori dan nutrisi, tetapi perut mereka kecil. Sering-seringlah memberi cemilan kepada anak-anak, dan tambahkan beberapa makanan yang “besar” seperti jus buah dan tepung biji gandum. Bagaimanapun, jus perlu dibatasi karena anak-anak bisa kenyang karena jus, mereka senang manisnya daripada makanan yang lain.

Remaja biasanya memiliki jadwal yang sibuk dan kebutuhan energi yang tinggi. Bekali dengan cemilan pilihan yang lezat dan sehat dan arahkan mereka untuk memilih makanan yang rendah lemak apabila jajan di luar untuk menghindari masalah kelebihan berat badan dan kesehatan. Kebutuhan kalori berbeda dari anak yang satu dengan anak lainnya. Panduan berikut ini adalah panduan umum saja.

Jadwal Makanan Harian bagi Anak-anak dan Remaja

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 4 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 2 – 4 sendok makan sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: ¼ hingga ½ gelas kacang polong, 3 takaran sajian ASI, formula kedelai, susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: ¾ hingga 1 ½ gelas

Usia 5 hingga 6 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 6 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: ¼ gelas sayuran hijau, ¼ hingga ½ gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 1/2 hingga 1 gelas kacang, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 1 hingga 2 gelas

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Biji-bijian utuh, Roti tawar, Sereal: 7 takaran
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 2 takaran sajian kacang polong, 3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah: 3 takaran sajian

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Biji-bijian, Roti tawar, Sereal: 10 takaran sajian
*

Sayur-sayuran: 1 gelas sayuran hijau, 3 gelas sayuran lainnya
*

Kacang polong, Kacang tanah, Biji-bijian, Susu bukan dari sapi: 3 takaran sajian kacang polong, 2–3 takaran sajian susu kedelai, atau susu bukan dari sapi lainnya
*

Buah : 4 takaran sajian

Pastikan ada tambahan sumber vitamin B12, seperti multivitamin untuk anak-anak atau sereal atau susu kacang yang kaya akan vitamin.

MENU CONTOH

Usia 1 hingga 4 Tahun

*

Sarapan Pagi: Bubur gandum dengan selai apel, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Buncis dan mentega dengan wijen yang ditaburkan pada keripik, pisang, susu kedelai, potongan wortel
*

Makan Malam: Jagung, ubi, sayuran yang direbus, susu kedelai
*

Kudapan: Pir, Cheerios, susu kedelai

Usia 4 hingga 6 Tahun

*

Sarapan Pagi: Sereal biji-bijian dengan pisang dan susu kedelai, jus jeruk
*

Makan Siang: Sandwich salad tahu, jus apel, potongan wortel, Kue gandum
*

Maka Malam: Kacang dengan “hot dog” kedelai, kentang bakar, bayam, susu kedelai, salad buah
*

Kudapan: campuran manisan, roti, susu kedelai

Usia 7 hingga 12 Tahun

*

Sarapan Pagi : Jus pisang dan strawberi, roti panggang dengan mentega almond, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Hearty Chili Mac, salad hijau, roti tawar
*

Makan Malam: Brokoli kukus dengan ragi yang bernutrisi, wortel kukus, kentang oven, apel, susu kedelai
*

Kudapan: Popcorn, buah, es krim kedelai

Usia 13 hingga 19 Tahun

*

Sarapan Pagi: Roti kering dengan mentega apel, pisang, jus jeruk yang kaya kalsium
*

Makan Siang: Kacang burrito dengan selada, tomat, nasi
*

Makan Malam: Brokoli, wortel, jus jeruk, jamur, mentega kacang
*

Kudapan: Wrtel muda, buah

RESEP

Strawberry-Banana Smoothie
Hearty Chili Mac
Bean Burritos
Oatmeal Cookies
Tofu-Egg Salad Sandwich
Apple Crisp
Peanut Butter Spaghetti
Hummus

Kentang Oven

Buat 4 untuk 1 gelas sajian

*

2 buah kentang (sekitar 1 pon)
*

2 sendok teh minyak zaitun
*

1 sendok teh paprika
*

¼ sendok teh garam

Panaskan oven hingga 450 F. Atur piring untuk oven yg berukuran 9 X 13 inci dengan aluminium foil. Balut kentang, tetapi jangan dikuliti. Potong menjadi potongan kecil memanjang atau bulat. Tempatkan di mangkok yang besar dan taburkan minyak, paprika, dan garam. Taburkan kentang dalam lapisan tersendiri di wajan dan oven hingga lembut apabila ditusuk dengan garpu sekitar 30 menit.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Kucing Dan Anjing “Vegetarian”

Kucing Dan Anjing “Vegetarian”
Posted: December 14, 2011 by vet02ugm in Article
Tags: anjing, diet, kucing, vegetarian


Drh. Denni Kurnia

Sebelum mencari tahu boleh atau tidaknya anjing dan kucing anda menjadi vegetarian, ada baiknya telusuri sejarah lahiriah dari anjing dan kucing tersebut.

Anjing adalah makhluk omnivora dimana kucing merupakan hewan karnivora. Omnivora (atau sarwaboga) (dari bahasa Latin: omne = semua/semuanya; vorare = melahap) adalah spesies yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanan pokoknya. Karnivora (satwaboga atau maging) (dari bahasa Latin: carne = daging and vorare = melahap) adalah hewan yang makanannya kebanyakan adalah daging, baik yang dimakan hidup-hidup atau berasal dari daging hewan yang sudah mati. Kata ini juga dapat digunakan untuk menyebut mamalia dalam ordo Karnivora yang pada umumnya sesuai dengan definisi pertama. Karnivora yang memakan serangga sebagai makanan utamanya disebut insektivora, sedangkan karnivora yang memakan ikan sebagai makanan utamanya disebut piskivora.

Jika anda adalah seorang vegetarian, (adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu), maka tidak seharusnya hewan peliharaan anda menjadi vegetarian.

Apabila anda ingin memberikan makanan rumahan (home-cooked food) bagi hewan peliharaan anda, anda diperbolehkan selama yang anda berikan kepada hewan peliharaan anda adalah nutrisi yang seimbang dan bukan yang anda temukan secara kebetulan dengan mencoba-coba. Tanpa adanya nutrisi yang seimbang, kucing yang diberi diet vegetarian akan mempunyai resiko tinggi mengalami kekurangan (defisiensi) asam amino dan vitamin (misal lysine, trytophan, vitamin A, dsb.) yang dapat menyebabkan penyakit yang dapat membahayakan jiwa kucing anda. Lain hal jika anda memiliki anjing, anjing dapat diberikan protein nabati (protein yang berasal dari non-hewani), untuk itu anjing masih memungkinkan diberikan diet vegetarian. Akan tetapi, tidak semua anjing menyukai diet tersebut dikarenakan protein hewani (protein yang berasal dari bahan hewani) mempunyai tingkat rasa yang lebih baik.

Banyak para pemilik anjing dan kucing yang memilih untuk memberikan hewan kesayangan mereka diet vegetarian atau makanan masakan rumah (home-cooked food) daripada memberikan makanan anjing atau kucing yang ada dipasaran (commercial pet food). Alasan yang paling mendasar adalah bahan utama dari pet food tersebut adalah daging yang sebenarnya masuk ke dalam kategori 4D (dead, dying, diseased, disabled). Dalam kategori tersebut biasanya berasal dari bagian-bagian hewan yang tidak layak dikonsumsi oleh manusia namun banyak diambil banyak pabrik-pabrik pengolahan petfood, kebanyakan dari bagian-bagian tersebut mengandung hormon, pestisida dan antibiotik yang sama yang terdapat di produk-produk hewani untuk dikonsumsi manusia.

Penjelasan diatas bukan berarti menutup kemungkinan anda tidak dapat memberikan diet vegetarian kepada hewan kesayangan anda, namun sebelum melakukan semuanya anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter hewan anda.

Sumber dari tulisan ini didapat dari :

Laman web petmd dot com

Laman web wikipedia dot org

Laman web peta dot org

Laman web treehugger dot com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Bertaring Besar, Hewan Purba ini Vegetarian

Bertaring Besar, Hewan Purba ini Vegetarian
Oleh Alex Pangestu | 25-03-2011 | http://ngi.cc/ndd | arkeologi
Bertaring Besar, Hewan Purba ini Vegetarian

Juan Cisneros, Science/AAAS

Dilengkapi dengan senjata berupa gigi panjang yang menyeramkan, Tiarajudens eccentricus ternyata vegetarian.

T. eccentricus bukan hanya punya sepasang gigi panjang, tapi di langit-langit mulut nenek moyang mamalia bergigi besar itu bertaburan gigi-gigi. Menurut peneliti, gigi tersebut secara cepat menggantikan gigi yang hilang, seperti pada hiu.

Ahli purbakala Juan Carlos Cisneros, yang menemukan fosil T. eccentricus di Brazil, mengatakan bahwa mamalia ini tampak seperti kombinasi beberapa hewan yang berbeda. "Gigi serinya seperti kuda, pas untuk memotong dan menarik tanaman; gerahamnya untuk mengunyah, dan taringnya seperti kucing sabertooth," Cisneros mendeskripsikan T. eccentricus.

Temuan ini mengejutkan bagi Jörg Fröbisch yang juga seorang ahli purbakala. "Kita biasanya tak akan menduga ada karnivora bertaring besar," kata Fröbisch yang tidak terlibat dalam studi.

Para peneliti menduga kalau gigi besar tersebut dipakai untuk mengusir atau menakuti predator. Mereka juga mengungkap kemungkinan penggunaan gigi tersebut untuk berkelahi dengan sesama spesies. (Sumber: National Geographic News)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Remaja Bisa Jadi Vegetarian Tanpa Kehilangan Banyak Nutrisi

Remaja Bisa Jadi Vegetarian Tanpa Kehilangan Banyak Nutrisi
Author: admin | Waktu: October 24, 2011 - 08:53 AM | Dibaca: 22 Kali



Gaya hidup vegetarian yang hanya makan produk nabati dan menghindari produk hewani makin populer, terutama di kalangan anak muda. Meski tujuannya baik, hal itu membuat kekhawatiran pada banyak orangtua, apakah anak-anak yang menjadi vegetarian tetap mendapat asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhannya.

American Dietetic Association di AS mengatakan bahwa pola makan semacam itu akan tetap sesuai untuk semua fase kehidupan, termasuk anak-anak dan remaja, asalkan tetap direncanakan dengan baik.

Pola makan vegetarian atau vegan yang direncanakan dengan baik tetaplah sehat, memberikan asupan gizi yang memadai dan dapat memberikan manfaat kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit tertentu.

"Anda benar-benar dapat merasakan perbedaan ketika makan sesuatu dari tanah dan sesuatu dari pabrik," kata Niki Gianni, aktivis binatang yang menjadi vegan setelah menonton video penjagalan hewan ternak yang menurutnya kejam di YouTube ketika ia berusia 11 tahun.

Jumlah vegetarian di Amerika Serikat diperkirakan akan meningkat selama sepuluh tahun ke depan. Pola makan vegetarian berhubungan erat dengan menurunnya risiko kematian akibat penyakit jantung.

Vegetarian juga tampaknya memiliki tingkat kanker yang lebih rendah secara keseluruhan, dan memiliki tekanan darah lebih rendah dibandingkan non vegetarian.

"Vegetarianisme lebih dari sekedar tidak makan daging dan gaya hidup berbasis tanaman. Vegetarian tetap memiliki kandungan nutrisi yang cukup dalam makanannya. Seseorang bisa luar biasa bergizi, baik melalui pola makan vegetarian, jika dapat memilih makanan dengan bijaksana dan tepat," kata Roberta Anding, ahli diet di Baylor College of Medicine dan Texas Children Hospital sekaligus seorang juru bicara asosiasi diet.

"Makan berbagai sayuran dan buah-buahan penting dalam pola makan ini. Kacang, tanaman polong, kacang-kacangan, tahu dan biji-bijian adalah sumber protein yang sangat baik. Vegetarianisme menjadi makin populer di kalangan orang muda," kata Lilian Cheung, direktur promosi kesehatan dan komunikasi di Harvard School of Public Health's Department of Nutrition

"Saya pikir alasan mengapa veganisme menjadi makin populer adalah akibat adanya selebriti seperti Presiden Clinton yang menjadi vegan," imbuh Cheung yang juga menjabat sebagai direktur editorial situs departemen nutrisi, The Nutrition Source.

Kewaspadaan dan pendidikan sangat penting karena masa remaja adalah periode kedua dan terakhir pertumbuhan dan pembangunan tubuh yang cepat. Remaja membutuhkan nutrisi perkembangan tubuh, termasuk kalsium, vitamin D, B12 dan zat besi.

Remaja atau anak-anak vegetarian yang memutuskan untuk tidak mengkonsumsi produk susu perlu mencari alternatif sumber kalsium lainnya. Kalsium dapat ditemukan dalam almond dan sayuran berdaun hijau, meskipun jumlahnya kecil.

Vitamin B12 yang banyak ditemukan dalam protein hewani dapat menjadi perhatian serius jika susu atau telur tak lagi dikonsumsi. Kekurangan vitamin B12 terlihat nyata dari waktu ke waktu. Vitamin ini disimpan dalam hati dan ketika kadarnya di tubuh rendah, tubuh akan menarik cadangan vitamin dari organ.

"Cepat atau lambat akan habis, orang yang kekurangan vitamin B12 dapat berakhir dengan gangguan mental yang permanen. Saya salut terhadap orang yang memilih tidak memakan daging, dilihat dari perspektif lingkungan. Tapi saya tidak ingin menyelamatkan planet ini dan mengorbankan para vegan. Para vegan harus tetap meminum suplemen vitamin B12," kata Anding.

Untuk membantu asupan zat besi, Anding merekomendasikan agar menggunakan wajan besi untuk memasak, sehingga beberapa zat besi akan larut ke dalam makanan. Vitamin dan suplemen mineral dapat menyediakan asupan zat besi yang cukup serta nutrisi penting lainnya.

"Jelas, ada beberapa manfaat besar dari diet berbasis tanaman, jadi saya tidak keberatan untuk itu. Saya pikir semakin ketat pola makan, semakin eksklusif, dan semakin sulit bagi orang rata-rata untuk menerapkan perubahan pola makan, " pungkasnya seperti dikutip dari CNN.com, Senin (24/10/2011).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Kecil-Kecil Sudah Vegetarian...

“YAKIN kamu Jonathan mau dijadikan vegetarian? Kan usianya baru 6 bulan?” tanya Santi kepada Riana (32). Wanita yang menjalani pola makan vegetarian sejak usia remaja itu mengangguk mantap. “Apa ngagk takut nanti anakmu kekurangan vitamin atau protein?” cecar Santi lagi yang dibalas Riana dengan senyuman untuk menenangkan sahabatnya itu.

Hmm, apakah aman bayi yang baru saja mengenal MPASI (Makanan Pendamping ASI) menjalani pola makan vegetarian? Yuk, kita kulik lebih lanjut!

Macam Vegetarian

Penerapan pola makan vegetarian yang diberlakukan orangtua kepada anaknya bisa karena faktor keyakinan (orangtua menganut ajaran agama tertentu), pengaruh keluarga lainnya atau bisa pula karena alasan kesehatan.

Pada dasarnya, ada tiga macam jenis vegetarian, yakni:

1. Lakto ovo vegetarian. Yaitu vegetarian yang tidak mengonsumsi sumber makanan hewani (daging atau ikan) tetapi masih mengonsumsi susu dan telur serta produk turunannya.

2. Lakto vegetarian. Yaitu vegetarian yang menerapkan pola makan produk vegetarian plus produk susu saja. Mereka tidak mengonsumsi turunan dari susu seperti keju, creamer, yoghurt, mentega, juga telur, daging ataupun ikan.

3. Vegetarian murni (total vegetarian). Yaitu vegetarian yang tidak mengonsumsi protein atau lauk hewani sama sekali (tidak mengasup susu dan turunan susu, telur, daging atau ikan).

Boleh-boleh Saja Asal...

Pola makan vegetarian sebenarnya dapat dilakukan oleh bayi sejak dini. Hingga usia 6 bulan, kebutuhan gizi bayi sudah tercukupi oleh ASI. Nah, begitu mereka dikenalkan pada makanan padat (mulai usia 6 bulan), pola makan vegetarian bisa diterapkan, asal dengan kombinasi yang tepat.

Bila orangtua bersikeras menerapkan pola makan vegetarian kepada bayinya, sebaiknya terapkan lakto ovo vegetarian, bukan lakto vegetarian ataupun vegetarian murni. Apa pasal? Bayi atau anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan.

Dibandingkan jenis vegetarian lainnya, lakto ovo masih cukup ‘longgar’. Karena anak masih bisa mengonsumsi telur, susu, serta produk olahannya - kecuali daging dan ikan - sehingga mereka tidak akan kekurangan zat penting bagi tubuh, misalnya asam amino esensial.

Pentingnya Asam Amino Esensial

Dikatakan oleh dr. H. Adi Tagor, SpA, DPH dari Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Asam amino esensial diperlukan oleh manusia sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-molekul penting.

Mengasup asam amino esensial secara seimbang bermanfaat bagi bayi untuk membantu membentuk dan mengintegrasikan sel-sel membran, membentuk antibodi (sistem kekebalan tubuh), menyelaraskan enzim dan hormon, memperbaiki jaringan yang rusak, memacu fungsi otak, atau memacu koordinasi otot.

Nah, asam amino esensial tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga harus mengasup makanan dari luar. Makanan kaya asam amino esensial banyak terdapat pada sumber protein hewani seperti daging, ikan dan telur. Tentu saja bila bayi menjalani pola makan lakto ovo vegetarian, ia bisa mendapatkan kebutuhan asam amino secara lengkap melalui telur dan susu; selain juga sumber nabati lainnya (kacang-kacangan, kedelai, alpukat, sereal, beras (padi), gandum dan biji matahari).

Dampingi dengan ASI

Sayangnya, bila bayi menjalani lakto vegetarian atau vegetarian murni, bisa jadi bayi akan mengalami kekurangan zat asam amino esensial tersebut. WHO (World Health Organization) mengungkapkan bahwa protein yang berasal dari hewan seperti susu, daging, telur, keju, dan unggas mengandung asam amino dalam kadar yang cukup. Sedangkan protein yang berada dalam kandungan sayur-sayuran memiliki kadar yang terbatas.

Kecuali, si kecil tetap diberikan ASI hingga usianya dua tahun maka ia tidak akan kekurangan asam amino esensial karena dalam ASI kandungannya sudah lengkap.
Walau begitu, bila Moms ingin menerapkan pola makan vegetarian kepada anak sejak bayi, bijaklah memilih jenis vegetarian yang tepat mengingat bayi masih dalam proses tumbuh kembang. Sebaiknya, anak jangan langsung diperkenalkan dengan vegetarian murni.

Konsultasikan Kepada Dokter

Sebuah data juga mengungkapkan bahwa bayi yang menjalani pola makan vegetarian murni, rentan terkena risiko infeksi pada masa anak-anak - ditemukan khususnya pada daerah yang masih “kotor atau kumuh”.

Pasalnya, kadar antibodi di dalam tubuh bayi atau anak yang menjalani vegetarian murni masih jauh tertinggal dibandingkan anak-anak yang non-vegetarian.
Ada pula kekhawatiran bahwa anak-anak vegetarian rawan kekurangan zat besi. Misalnya bagi bayi atau anak yang sulit makan sayur.

Oleh sebab itu, bila Moms menginginkan si bayi menjadi vegetarian, harus mempelajari segala hal tentang nutrisi bayi serta rutin melakukan pemeriksaan ke dokter guna mengetahui apakah nutrisi anak sudah cukup atau belum.

Vegetarian, Sebaiknya Setelah Usia 6 Tahun

Banyak penelitian membenarkan bahwa menjadi vegetarian sejak dini akan membawa keuntungan pada usia dewasa lanjut (di atas 30 tahun). Ancaman risiko penyakit jantung, stroke dan penyakit ginjal sangat jarang ditemukan pada orang-orang yang menerapkan vegetarian.

Walau begitu, perlu diketahui, masa emas pertumbuhan anak (golden age period) berlangsung hingga usia 3 tahun. Saat itulah anak mengalami perkembangan pertumbuhan optimum dimana perkembangan otaknya mencapai 80 persen. Selanjutnya hingga usia anak 6 tahun, ia akan mengalami masa brain assembling (pembentukan otak).

dr. Adi menganjurkan, bila tidak ada halangan, kepercayaan atau pendirian tertentu, sebaiknya orangtua menerapkan makanan empat sehat dan lima sempurna hingga si kecil berusia 6 tahun karena berhubungan dengan tumbuh kembang anak yang sangat membutuhkan kandungan asam amino esensial untuk pembentukan otaknya.

Nah, setelah usia anak 6 tahun, barulah Moms bisa mengarahkan anak apakah ingin menjadi lakto ovo vegetarian, lakto vegetarian atau vegetarian murni.

Tetap Sehat dan Aktif Walau Vegetarian

Hanya ada dua syarat menjadikan bayi Anda vegetarian yang sehat dan aktif:

1. Menjalani pola makan lakto ovo vegetarian, bukan vegetarian murni. Kombinasikan menu makanannya dengan baik dengan menyertakan telur, susu dan produk turunannya, kelompok padi-padian, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

2. Dampingi si kecil dengan ASI hingga usianya dua tahun bila produksi ASI Moms cukup. Bila tidak, beri ia susu formula atau susu kedelai formula karena kandungan susu formula sekarang telah dicukupi dengan asam amino esensial.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Kaum Vegetarian yang Dilarang Adopsi Anak

Kaum Vegetarian yang Dilarang Adopsi Anak

Crete Yunani,, Alasan seseorang menjadi vegetarian adalah masalah kesehatan. Vegetarian menolak makanan hewani dan hanya mengonsumsi makan buah, sayuran dan biji-bijian. Gaya hidup seperti dituding tidak sehat jika diberlakukan pada anak.

Khawatir anak-anak akan mengalami masalah gizi karena orangtuanya vegetarian, pemerintahan di Pulau Crete Yunani melarang pasangan vegetarian untuk mengadopsi anak.

Seorang pejabat di instansi sosial setempat seperti dilansir dari news.com.au, Kamis (17/3/2011) mengatakan pasangan vegetarian di Pulau Crete telah dilarang untuk mengadopsi anak, karena kekhawatiran pola diet orangtua seperti itu bisa mengganggu pertumbuhan anak.

Keputusan tersebut diambil karena banyak calon orangtua vegetarian yang telah mengajukan aplikasi ke pengadilan dengan memasukkan klausul bahwa calon anak-anaknya nanti tidak akan makan daging atau ikan namun tetap memastikan anak-anak itu akan baik-baik saja.

Atas argumen dari calon orangtua vegetarian tersebut, pemerintah Crete sampai perlu meminta pendapat dari pihak universitas setempat.

"Kami telah meminta masukan dari fakultas kedokteran University of Crete tentang isu ini karena mereka mengatakan anak-anak harus diet termasuk diet daging, ikan dan lainnya," kata Kepala Pelayanan Kesejahteraan Masyarakat di Crete, Spyros Epitropakis.

Menurutnya, pemerintah bukan bermaksud diskrimnasi terhadap kaum vegetarian. Tetapi pemerintah kota setempat perlu memastikan bagaimana dampak diet terhadap anak-anak yang masih butuh banyak gizi.

"Kami tidak diskriminasi tetapi kami harus memastikan dulu bagaimana pengaruhnya. Masalah ini sekarang kami serahkan ke otoritas pengadilan," ujar Spyros.

Pejabat setempat berharap, pakar di universitas memberikan rekomendasi untuk menolak aplikasi yang mengharuskan si anak harus diet seperti orangtuanya.

"Karena ini tidak masuk akal jika memaksa anak untuk ikut juga menjadi vegetarian. Bagaimana pun anak butuh makanan dari ikan, seafood, produk susu. Tetapi jika calon orangtua asuh tidak memaksakan untuk diet seperti mereka , saya pikir ini tidak jadi masalah," kata peneliti nutrisi dan gizi anak Antonis Kafatos.

Rencananya pengadilan setempat akan memutuskan apakah aplikasi dari calon orangtua vegetarian yang meminta anaknya untuk ikut seperti mereka, diterima atau tidak pada pertengahan Maret ini.

Yunani merupakan salah negara Uni Eropa yang memiliki tingkat kelahiran yang amat rendah. Prosedur adopsi yang rumit di negara itu akhirnya banyak yang membuat orangtua asuh mengambil anak-anak imigran yang dijual.

Bolehkah bayi jadi vegetarian?

Seperti ditulis detikHealth, umumnya bayi yang menjadi vegetarian karena orangtuanya sudah menjadi vegetarian. Menurut Dr Sri S Nasar, SpA (K) boleh-boleh saja bayi menjadi vegetarian, tapi memang dibutuhkan perhatian lebih dari orangtua untuk menjaga kebutuhan gizi bayinya dari makanan-makanan nabati tercukupi.

Bayi yang vegetarian biasanya akan mengambil asupan protein dari tahu, tempe serta kacang-kacangan. Sedangkan asupan kalsium didapat dari sayuran hijau, produk kedelai dan lentil.

"Kalau dibilang bahaya tidak juga, karena bayi masih bisa tetap hidup. Tapi orangtua harus memiliki perhatian ekstra terhadap bayinya dan juga orangtua harus mengerti betul mengenai mekanisme vegetarian pada bayi," ujar Dr Sri S Nasar, SpA (K).

Bayi vegetarian mendapatkan protein dari nabati seperti tempe, tahu dan susunya pun menggunakan susu kedelai. Sementara itu diketahui bahwa kandungan protein biologis dari tahu dan tempe ini lebih rendah dari daging.

Dr Sri menuturkan hal yang harus diperhatikan oleh orangtua adalah mengenai asupan mineral bagi bayi seperti zat besi, karena kebanyakan zat besi terkandung di dalam daging.

Sehingga ada risiko bayi vegetarian rawan mengalami kekurangan zat besi. Jika kekurangan zat besi ini berlangsung terus bisa meningkatkan risiko anemia pada anak nantinya.

Karena itu jika orangtua menginginkan bayinya menjadi veegtarian, harus mempelajari segala hal tentang nutrisi bayi serta rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. Hal ini penting untuk mengetahui apakah nutrisi bayinya sudah terpenuhi dengan baik atau belum.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0